Rivera Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, Persebaya Siap Lanjutkan Perburuan Gelar
Samsul Arifin August 08, 2026 08:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Francisco Rivera menutup perjalanan Persebaya di Piala Presiden 2026 dengan torehan istimewa.

Tak hanya mengantarkan Bajol Ijo meraih trofi juara untuk pertama kalinya, kapten Persebaya itu juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi gelandang asal Meksiko itu sepanjang turnamen. Atas pencapaiannya, Rivera berhak menerima hadiah uang sebesar Rp100 juta.

Bagi Rivera, penghargaan individu tersebut menjadi pelengkap dari pencapaian tim. Lebih penting lagi, gelar Piala Presiden 2026 dinilainya sebagai modal untuk meningkatkan kepercayaan diri Persebaya sebelum menghadapi musim 2026/2027.

Baca juga: Persebaya Disebut Jadi Juara Sebenarnya Piala Presiden 2026, Azrul: Bangga Mencatatkan Sejarah

Gelar Perdana Persebaya di Piala Presiden

Persebaya berhasil mengangkat trofi Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti 6-5 pada final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit sebelum Persebaya memastikan kemenangan melalui adu penalti.

Keberhasilan tersebut memiliki arti historis bagi Persebaya. Ini menjadi gelar pertama Bajol Ijo sepanjang keikutsertaannya di Piala Presiden. Sebelumnya, pencapaian terbaik Persebaya adalah menjadi runner-up pada edisi 2019.

Bagi Rivera, keberhasilan itu menjadi hasil dari kerja keras seluruh elemen tim selama menjalani rangkaian pramusim.

"Gelar ini bukan hanya pencapaian yang signifikan, tetapi juga menandai awal dari perjalanan menuju tujuan yang lebih besar lagi," kata Rivera.

Ia menilai penghargaan pribadi dan keberhasilan Persebaya menjuarai Piala Presiden 2026 sangat penting untuk membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Rivera Tatap Target Lebih Besar

Rivera tidak ingin pencapaian di Piala Presiden membuat Persebaya cepat berpuas diri. Trofi tersebut justru dianggap sebagai pijakan awal untuk menghadapi tantangan yang lebih panjang pada musim 2026/2027.

Persebaya memang memasang target tinggi pada musim mendatang. Gelar juara Piala Presiden sekaligus menjadi tambahan motivasi bagi skuad Bajol Ijo untuk mengejar prestasi di kompetisi utama.

Bagi Rivera, keberhasilan di turnamen pramusim harus diikuti kerja lebih keras karena perjalanan menuju target juara masih panjang.

"Gelar ini bukan hanya pencapaian yang signifikan, tetapi juga menandai awal dari perjalanan menuju tujuan yang lebih besar lagi," kata Rivera.

Gelar tersebut juga terasa semakin spesial karena menjadi trofi pertama Rivera selama berkarier di Indonesia. Ia pun mengaku bangga bisa menjadi bagian dari sejarah Persebaya.

"Saya bangga menjadi bagian dari sejarah Persebaya dan saya berkomitmen untuk terus menulis bab-bab baru. Terima kasih Bonek dan Bonita," pungkas Rivera.

Pramusim Persebaya Belum Selesai

Persebaya menjalani rangkaian pramusim 2026/2027 dengan jadwal cukup padat. Sebelum tampil di Piala Presiden, Bajol Ijo lebih dulu menghadapi PSIS Semarang dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (19/7/2026).

Pertandingan bertajuk 99th Anniversary Game tersebut berakhir imbang 2-2.

Setelah itu, Persebaya menjalani Piala Presiden dengan jadwal yang sangat rapat. Jarak antarpertandingan pada fase penyisihan hanya dua hari, sedangkan laga semifinal dan final berlangsung dengan jeda satu hari.

Rangkaian persiapan tersebut masih berlanjut setelah Piala Presiden. Persebaya dijadwalkan menghadapi klub Malaysia, Penang FC, dalam laga uji coba internasional di Stadion Gelora Bung Tomo pada 15 Agustus 2026.

Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan terakhir Persebaya sebelum menghadapi Super League 2026/2027. Laga melawan Penang FC juga diharapkan menjaga momentum positif setelah Rivera dan kawan-kawan mengangkat trofi Piala Presiden.

Bagi Persebaya, gelar Piala Presiden 2026 datang pada momen penting. Trofi tersebut menjadi kado menjelang usia klub yang akan memasuki satu abad pada 2027 sekaligus menjadi pijakan untuk mengejar target yang lebih besar pada musim kompetisi mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.