BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Sabang Besok Minggu, 9 Agustus
Mursal Ismail August 09, 2026 12:36 AM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya |Sabang 

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Masyarakat yang beraktivitas di laut diminta tetap mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Sabang - Banda Aceh.

Kondisi angin yang dinamis membuat perubahan cuaca masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kepala BMKG Sabang, Teguh, mengatakan prakiraan cuaca untuk besok, Minggu (9/8/2026) secara umum cerah berawan hingga hujan ringan.

Namun, potensi angin kencang masih ada meski diperkirakan tidak sekuat beberapa hari sebelumnya.

"Secara umum untuk besok cerah berawan hingga hujan ringan, untuk angin karena sifatnya dinamis masih ada potensi angin kencang tetapi tidak sekencang beberapa hari yang lalu. 

Tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi," ujar Teguh, Sabtu (8/8/2026).

Baca juga: VIDEO - Trans Continent Soroti Potensi Sabang Jadi Transit Hub Kapal Internasional

Potensi tersebut perlu menjadi perhatian bagi pelayaran, nelayan, maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di laut.

Perubahan kecepatan angin dapat memengaruhi kondisi gelombang sehingga situasi perairan perlu terus dipantau.

Sementara itu, Plt Kepala KSOP Kelas IV Sabang, Capt. Heru Kurniawan, meminta seluruh pengguna jasa transportasi laut memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan. 

Menurutnya, kondisi cuaca dan perairan dapat berubah dengan cepat.

"Kondisi ini dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, kami mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut agar selalu memantau informasi cuaca sebelum melaksanakan pelayaran," ujar Heru.

Imbauan tersebut ditujukan kepada operator kapal, nakhoda, kapal penangkap ikan, serta masyarakat yang menggunakan jalur laut.

Baca juga: Taman Budaya Gotong Royong di Sabang Diresmikan, Perkuat Semangat JKN dari 0 KM Indonesia

Mereka diminta mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri berlayar apabila kondisi perairan dinilai tidak aman.

Heru juga meminta setiap kapal memperhatikan batas aman tinggi gelombang sesuai ukuran kapal. Hal tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menentukan apakah suatu pelayaran dapat dilakukan dengan aman.

"Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi prioritas.

Kami mengajak seluruh pengguna jasa pelayaran untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi setiap informasi maupun arahan yang diberikan oleh petugas," katanya.

Berdasarkan informasi BMKG yang menjadi dasar imbauan KSOP Sabang, tinggi gelombang di perairan Sabang-Banda Aceh diperkirakan dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter pada periode 5 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga 8 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.

KSOP Sabang meminta perkembangan cuaca dan kondisi gelombang terus dipantau, terutama oleh pengguna transportasi laut dan nelayan.

Aktivitas pelayaran juga diminta disesuaikan dengan kondisi perairan untuk menghindari risiko di tengah potensi gelombang tinggi. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.