Perbedaan Bahasa Antara Indonesia dan Malaysia yang Mengundang Tawa
GH News August 09, 2026 05:09 PM
Jakarta -

Meski masih dalam satu rumpun bangsa, tetapi Malaysia dan Indonesia berbeda dari segi bahasa. Terkadang, perbedaan ini mengundang tawa bagi turis Indonesia.

Itu karena bagi penutur bahasa Indonesia, kata-kata dalam bahasa Malaysia ini akan terbaca dan terdengar lucu, serta tidak lazim dalam bahasa Indonesia.

Contohnya sign yang tertera di toilet, yaitu Orang Kurang Upaya. Dalam bahasa Malaysia, Orang Kurang Upaya merupakan penyandang disabilitas. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, Orang Kurang Upaya adalah orang yang kurang dalam berusaha.

Contoh lain, dalam bahasa Malaysia Dinas Pemadam Kebakaran adalah Balai Bomba dan Penyelamat. Sedangkan Pengurup Wang adalah istilah Malaysia untuk Money Changer.

Atau Cermin Kecemasan yang ternyata adalah emergency exit dalam bahasa Malaysia. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, cermin kecemasan adalah cermin yang membuat cemas.

Tim detikTravel juga sempat melihat sign Pusat Persolekan di kawasan Bukit Bintang. Ternyata, dalam bahasa Indonesia itu artinya Salon Kecantikan.

Di Malaysia, terutama Kuala Lumpur, turis dari Indonesia akan banyak melihat bus dengan tulisan Bas Persiaran lalu lalang. Ternyata bas persiaran itu adalah bus pariwisata.

Itulah berita terpopuler detikTravel, Sabtu (8/8) kemarin. Selain berita itu, masih ada banyak berita terpopuler yang paling banyak dibaca lainnya. Ada berita tentang sosok pendaki bernama Maliya dan pemandu lokalnya, Irfan yang tewas terjatuh di gunung Piramid Probolinggo.

Ada juga berita tentang pakar bisa ular yang menilai turis asing lebih siap menghadapi gigitan ular berbisa dibandingkan turis lokal, hingga cara menangani gigitan ular saat traveling, jangan sampai disedot atau malah diikat.

Berikut Daftar Berita Terpopuler detikTravel, Sabtu (8/8/2026):

1. Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa

2. Sosok Maliya dan Irfan, Dua Pendaki yang Tewas Terjatuh di Gunung Piramid

3. Pakar Bisa Ular: Turis Asing Lebih Siap Hadapi Gigitan Ular daripada Wisatawan Lokal

4. Digigit Ular Saat Traveling? Jangan Disedot atau Diikat, Ini yang Harus Dilakukan

5. Liburan Lihat Satwa, Tiket Faunaland Cibubur Lagi Promo

6. Staycation Mewah di Hotel Baru yang Punya White Sandy Beach di Jakarta

7. Sungai Danube Surut, 20 Bangkai Kapal Nazi hingga Tulang Mammoth Muncul

8. Jakarta Punya Kampung Parfum di Condet, Disambangi Turis Malaysia-Timur Tengah

9. Digelar di PIK, Snoopy Run Indonesia Padukan Olahraga-Aktivitas Keluarga

10. Kontak Dokter Indonesia Ini Wajib Ada di Saku Turis Eropa

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.