Guru SDN 64 Jambi Diduga Dibully, Dua Kali Masuk IGD dan Dibawa ke Psikiater
Heri Prihartono August 09, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kondisi seorang guru SD Negeri 64 Kota Jambi yang diduga mengalami bullying di lingkungan sekolah disebut semakin memburuk.

Suami korban, Andy, mengungkapkan tekanan yang dialami istrinya telah berdampak pada kondisi fisik dan mental.

Andy mengatakan, istrinya yang memiliki dua anak tersebut belakangan sering menangis.

Kondisi korban disebut mencapai titik terparah pada Senin malam, 3 Agustus 2026.

Saat itu, korban mengalami sesak napas sehingga keluarga membawanya ke RS Abdul Manaf Kota Jambi untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, kondisi tersebut kembali kambuh pada Selasa subuh.

Korban kemudian kembali dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Abdul Manaf pada Selasa pagi.

"Senin malam dibawa ke rumah sakit karena sudah sesak napas. Selasa subuh kumat lagi, paginya dibawa ke IGD lagi," ujar Andy, Minggu (9/8/2026).

Melihat kondisi korban yang semakin mengkhawatirkan, keluarga kemudian terus memberikan pendampingan.

Pada Selasa sore, orang tua korban datang untuk melihat kondisi anaknya.

Sehari kemudian, Rabu sore, persoalan tersebut juga mendapat perhatian dari DPRD Kota Jambi yang datang menemui korban dan keluarga.

Namun, kondisi korban disebut belum membaik.

Pada Rabu malam, keluarga akhirnya membawa korban untuk mendapatkan penanganan dari psikiater karena kondisi mentalnya dinilai semakin berat.

Andy mengatakan, selama menghadapi tekanan tersebut, istrinya bahkan memiliki buku harian sendiri untuk mencatat berbagai hal yang dialaminya.

"Dia sampai punya diari sendiri," katanya.

Andy berharap persoalan yang dialami istrinya dapat segera mendapatkan penanganan sehingga kondisi korban bisa kembali pulih.

Dugaan bullying terhadap guru tersebut sebelumnya telah mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Kota Jambi dan DPRD Kota Jambi.

Pihak Dinas Pendidikan disebut telah melakukan pengumpulan informasi dengan mendatangi sekolah maupun kediaman korban dan keluarganya untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya terjadi. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Syarat dan Cara Daftar Konsultasi Psikiater dan Psikolog Gratis untuk Peserta BPJS Kesehatan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.