MotoGP Inggris 2026: Marco Bezzecchi Pesimis Ulangi Podium Sprint di Balapan Utama
Arif Tio Buqi Abdulah August 09, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - MotoGP Inggris 2026 menghadirkan keraguan bagi Marco Bezzecchi untuk kembali meraih podium ketika menjalani balapan utama 20 lap di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026).

Keraguan tersebut muncul meski pembalap Aprilia Racing itu baru saja mengamankan podium ketiga pada sprint race, Sabtu (8/8/2026) lalu.

Bezzecchi sebenarnya sempat kehilangan posisi setelah mengawali sprint dengan naik beberapa tempat sebelum merosot ke posisi kelima menjelang akhir lap pertama.

Namun, pembalap Italia itu kembali melaju pada paruh kedua balapan setelah dua pembalap Ducati yang sempat melewatinya, Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio, mengalami penurunan performa.

Situasi tersebut akhirnya membawa Bezzecchi finis ketiga, tetapi hasil positif itu tidak serta-merta membuatnya yakin mampu mengulang performa serupa dalam balapan utama.

"Jelas saya berharap (bisa podium), tetapi sejujurnya saya rasa tidak," ujar Bezzecchi melansir Crash.

Baca juga: Prediksi Race MotoGP Inggris 2026: Jorge Martin Calon Juara Baru, Tradisi Silverstone Berlanjut?

Kondisi Fisik Bezzecchi Masih Jadi Kendala

Keraguan Bezzecchi bukan tanpa alasan karena kondisi fisiknya masih terdampak cedera yang dialaminya pada MotoGP Jerman sebelum jeda musim panas.

"Besok, dengan jarak yang lebih panjang, semoga Jorge (Martin) memulai dengan lebih lambat karena jika kecepatannya sedikit lebih lambat, saya bisa bertahan beberapa lap lebih lama, kemudian saya mencoba untuk bertahan hidup," katanya.

Bezzecchi bahkan mengaku sudah merasa "hancur" setelah menjalani kualifikasi karena kondisi tubuhnya pada Sabtu pagi justru lebih buruk dibandingkan Jumat.

"Saya merasa sangat lelah," ujar Bezzecchi menggambarkan sprint race yang dijalaninya.

lihat foto
MARQUEZ VS BEZZECCHI - Persaingan Marc Marquez #93 dengan Marco Bezzecchi #72 dalam perhelatan sprint race MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring, pada 12 Juli 2025. (Foto Arsip Juli 2025). (Foto: MotoGP)

Ia mengatakan tidak menyangka kondisinya akan seberat itu karena ketika bangun pada Sabtu pagi dirinya merasa jauh lebih buruk dibandingkan sehari sebelumnya.

"Saya cukup khawatir sebelum sprint dan, selain adrenalin yang saya rasakan pada beberapa lap pertama, setelah itu rasa sakit dan kelelahan semakin terasa, tetapi saya mencoba untuk tidak menyerah dan hasilnya bagus," ucapnya.

Cedera Bezzecchi terutama masih memengaruhi sisi kiri tubuhnya karena kekuatan pada bagian atas tubuh belum sepenuhnya kembali.

Sementara cedera pada kaki juga membuatnya kesulitan menekuk lutut secara penuh.

"Di bagian kiri, rasa sakitnya secara keseluruhan ada di mana-mana karena saya masih belum memiliki cukup tenaga di tubuh bagian atas sebelah kiri," jelasnya.

Berharap Ban Medium Bisa Membantu

Selain kondisi fisik, strategi ban juga menjadi faktor yang diperhatikan Bezzecchi setelah sprint race di Silverstone diwarnai tingkat keausan tinggi pada ban belakang kompon lunak.

Para pembalap diperkirakan akan menggunakan ban belakang medium pada balapan utama, dan Bezzecchi berharap pilihan tersebut dapat membantunya.

"Saya berharap ban medium bisa membantu, itulah yang benar-benar saya harapkan dengan sepenuh hati karena ban lunak sangat sulit digunakan dan kompon lunak tahun ini lebih keras dibandingkan tahun lalu," kata Bezzecchi.

Bezzecchi menilai ban medium yang telah dicobanya pada Sabtu pagi terasa cukup baik, tetapi ia tidak berharap perubahan tersebut memberikan keuntungan besar karena paling jauh hanya mampu menambah satu atau dua lap.

"Jika itu bisa membantu, mungkin bisa memberi saya satu atau dua lap, tidak lebih," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, tantangan Bezzecchi pada MotoGP Inggris 2026 bukan sekadar mempertahankan posisi podium, melainkan mampu bertahan secara fisik hingga finis.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.