PSIM Yogyakarta Kejar Target 5.000 Single Seat sebelum Jamu Persita di Laga Pembuka Super League
Yoseph Hary W August 09, 2026 07:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - PSIM Yogyakarta berpacu dengan waktu untuk merampungkan pembenahan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, sebelum menggelar laga perdana Super League 2026/2027.

Salah satu pekerjaan yang kini dikebut manajemen Laskar Mataram adalah pemasangan single seat atau kursi tunggal. 

Sebanyak 5.000 kursi ditargetkan sudah terpasang sebelum PSIM menjamu Persita Tangerang pada laga pembuka kompetisi, 5 September mendatang.

Pemasangan single seat menjadi bagian dari upaya PSIM menyesuaikan SSA dengan regulasi dan standar stadion modern.

Tingkatkan kelayakan stadion

Selain meningkatkan kelayakan stadion, keberadaan kursi tunggal diharapkan turut memberikan kenyamanan lebih bagi suporter saat menyaksikan pertandingan.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIM, Ermantino Handokomulyo, mengatakan pengerjaan single seat terus dikebut. Total 5.000 kursi yang menjadi target pemasangan tersebut tersebar di dua tribun utama.

“Untuk single seat kami sedang mengejar target 5.000 kursi, yaitu sekitar 3.500 di tribun timur dan 1.500 di tribun barat,” kata Ermantino, Minggu (9/8/2026).

Dengan laga kandang pertama melawan Persita pada 5 September semakin dekat, manajemen PSIM memiliki waktu sekitar satu bulan untuk memastikan target tersebut terealisasi.

Pembenahan SSA tidak hanya menyasar kursi penonton. PSIM juga melakukan peremajaan sektor pencahayaan stadion setelah sebelumnya ditemukan adanya penurunan intensitas cahaya atau lux dalam inspeksi I.League.

Ganti lampu

Seluruh lampu stadion kini telah diganti dan mulai menjalani pengujian untuk memastikan tingkat pencahayaan memenuhi standar yang ditetapkan operator kompetisi.

“Lampu ini kan bagian dari persyaratan I.League. Lampu di SSA ini semuanya baru, dan uji coba malam ini bertujuan untuk mengetahui tingkat lux secara maksimal. Harapannya tentu bisa memenuhi standar yang ditetapkan I.League,” ujar Ermantino.

Berbagai pembenahan tersebut menjadi pekerjaan penting bagi PSIM sebelum SSA kembali digunakan untuk menggelar pertandingan Super League.

Apalagi, laga pembuka menghadapi Persita pada 5 September mendatang bakal menjadi momentum perdana Laskar Mataram menjamu lawan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026/2027.

Karena itu, PSIM tidak hanya dituntut mempersiapkan tim di lapangan, tetapi juga memastikan markas mereka siap menyambut pertandingan dan suporter.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.