BBTNGGP Ungkap Dugaan Penyebab Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede
Kemal Setia Permana August 09, 2026 11:11 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI – Kebakaran vegetasi terjadi di sekitar Kawah Wadon, kawasan Gunung Gede, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jumat (7/8/2026) kemarin di duga akibat faktor alam.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Sadtata Noor Adirahmanta, mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman.

Namun, berdasarkan pemantauan awal, terdapat indikasi kuat bahwa kebakaran dipicu oleh faktor alam. Kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi mengering serta suhu tinggi di sekitar kawasan kawah diduga menjadi faktor pemicu kebakaran.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman. Namun, berdasarkan hasil pemantauan awal, terdapat indikasi kuat bahwa kebakaran dipicu oleh faktor alam. Kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi mengering serta suhu tinggi di sekitar kawasan kawah diduga menjadi faktor pemicu terjadinya kebakaran,” ujar Sadtata, dalam keterangan rilisnya yang diterima Tribunjabar.id, Minggu (9/8/2026).

Baca juga: Butuh Anggaran Rp 350 Miliar Untuk Membuat Semua Jalan di Bandung Terang Benderang

Sadtata menjelaskan Kawah Wadon merupakan zona inti Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas wisata maupun pendakian. Dengan kondisi tersebut, aktivitas manusia di lokasi sangat minim.

“Rekaman CCTV milik PGA Ciloto tidak menunjukkan adanya keberadaan manusia di lokasi sebelum kejadian,” katanya.

Hasil identifikasi sementara menunjukkan vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar dan rerumputan. BBTNGGP memastikan tidak terdapat tanaman edelweiss pada area yang terdampak kebakaran.

“Berdasarkan hasil identifikasi sementara, vegetasi yang terbakar didominasi oleh semak belukar dan rerumputan. Tidak terdapat tanaman edelweiss pada area yang terdampak kebakaran,” ujar Sadtata.

Terpantau CCTV

Kebakaran pertama kali terpantau melalui kamera pengawas atau CCTV milik Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ciloto sekitar pukul 03.00 WIB pada Jumat (7/8/2026).

Pada sekitar pukul 07.00 WIB, kepulan asap tebal masih terlihat berasal dari area sekitar Kawah Wadon. Berdasarkan pemantauan petugas BBTNGGP bersama relawan yang masih bersiaga di Alun-alun Suryakencana, api diketahui membakar vegetasi berupa semak belukar dan rerumputan di sekitar kawah.

Baca juga: Persib Bandung Kini Memiliki 12 Pemain Asing, Bos PT PBB Ungkap Keputusan Akhir

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BBTNGGP langsung mengoordinasikan upaya penanganan dengan melibatkan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan para relawan.

Sebanyak 28 relawan yang berada di jalur Gunung Putri bergerak menuju lokasi melalui jalur Puncak Sela. Sementara itu, 52 personel dari jalur Cibodas turut dikerahkan untuk memperkuat upaya pemadaman dan pengendalian api di sekitar Kawah Wadon.

BBTNGGP terus melakukan koordinasi bersama relawan, MMP, dan instansi terkait untuk memastikan proses pemadaman berjalan optimal sekaligus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Masyarakat juga diimbau tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memperoleh informasi resmi melalui kanal komunikasi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.