Ramai Warga Minta Refund Tiket Kunjungan Bromo di Komentar Unggahan Menhut Raja Juli
Facundo Chrysnha Pradipha August 10, 2026 07:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM -Penutupan total kawasan wisata Gunung Bromo akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) turut memunculkan persoalan bagi wisatawan yang sudah membeli tiket kunjungan.

Sejumlah warga ramai meminta informasi mengenai mekanisme pengembalian dana (refund) melalui kolom komentar unggahan terbaru Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Instagram.

Komentar-komentar tersebut muncul setelah Raja Juli menyampaikan perkembangan penanganan karhutla di kawasan TNBTS.

Dalam unggahannya, Menhut menyebut pemerintah membentuk Incident Command untuk memperkuat koordinasi pemadaman dan memerintahkan penutupan total kawasan wisata demi keselamatan pengunjung serta petugas.

Salah satu warga mempertanyakan mekanisme refund karena kesulitan menemukan informasi mengenai proses pengembalian tiket.

"Min refund-nya gimana, dan di mana. Kita kesulitan untuk refund," tulis seorang warga dalam kolom komentar, dikutip daari akun Instagram @rajaantoni, pada Minggu (9/8/2026).

Pertanyaan serupa disampaikan warga lain yang telah memiliki rencana kunjungan pada 16 Agustus.

Warga tersebut menanyakan kemungkinan refund apabila kawasan Bromo belum dibuka kembali pada tanggal kunjungan yang telah direncanakan.

Komentar lain kemudian mengarahkan warga untuk mengecek akun resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) karena pengelola telah menerbitkan pengumuman mengenai penutupan kawasan wisata dan mekanisme tiket.

Namun, warga yang sebelumnya menanyakan refund kembali mengaku masih kebingungan dan menyatakan ingin mengajukan pengembalian dana.

Baca juga: Kebakaran Bromo Meluas Dekati Pemukiman, Menhut Raja Juli Minta Doa agar Api Segera Padam

Balai TNBTS Tegaskan Ada Pilihan Reschedule atau Refund

Kepastian mengenai tiket kunjungan tercantum dalam pengumuman resmi BB TNBTS terkait penutupan kawasan wisata Gunung Bromo, diunggah juga dalam akun Instagram resmi mereka yakni @bbtnbromotenggersemeru.

Dalam pengumuman bernomor PG.18/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/08/2026, Balai Besar TNBTS menyatakan seluruh pintu masuk kawasan wisata Bromo ditutup menyusul kebakaran hutan yang semakin meluas di area Kaldera Bromo.

Penutupan mencakup akses melalui Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Kebijakan tersebut diberlakukan sejak Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut.

Balai TNBTS menjelaskan penutupan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas upaya pemadaman sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung.

Pengumuman yang ditandatangani Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha tersebut, pengelola juga memberikan kepastian bagi wisatawan yang sudah membeli tiket secara daring.

Pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket melalui aplikasi booking online untuk kunjungan selama masa penutupan diberikan dua pilihan.

Pertama, melakukan penjadwalan ulang atau reschedule untuk waktu kunjungan berikutnya.

Kedua, mengajukan pengembalian uang atau refund.

Untuk proses refund, pengunjung diminta melengkapi formulir yang telah disampaikan melalui admin aplikasi booking online TNBTS.

Keterangan tersebut sekaligus menjawab keresahan warga yang muncul di kolom komentar unggahan Raja Juli. Persoalan bukan pada ada atau tidaknya fasilitas refund, melainkan sebagian calon pengunjung masih mencari informasi mengenai cara dan kanal pengajuan pengembalian dana.

BB TNBTS mengambil keputusan menutup seluruh akses kunjungan setelah kebakaran hutan di kawasan Kaldera Bromo semakin meluas.

Pengelola juga mengimbau masyarakat, pengunjung dan pelaku jasa wisata tidak melakukan aktivitas wisata selama masa penutupan.

Masyarakat diminta turut menjaga kawasan TNBTS dari potensi kebakaran, termasuk memperhatikan penggunaan api demi keselamatan dan keamanan bersama.

Penutupan ini bukan hanya berkaitan dengan aktivitas pariwisata, tetapi juga memberikan ruang bagi petugas untuk berkonsentrasi menangani kebakaran yang masih berlangsung.

Menhut Minta Doa Api Segera Padam

Sebelumnya, Raja Juli Antoni turun langsung meninjau penanganan karhutla di kawasan TNBTS bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Pangdam V/Brawijaya dan unsur terkait lainnya.

Pemerintah membentuk Incident Command agar operasi pemadaman berjalan lebih terarah dan terkoordinasi.

Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan water bombing. Raja Juli juga menyampaikan pemerintah bekerja secara maksimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mengantisipasi karhutla serta potensi El Niño.

"Terima kasih kepada seluruh petugas yang terus bekerja di lapangan. Tetap semangat, utamakan keselamatan, dan mohon doa agar api segera dipadamkan," tulis Raja Juli.

Raja Juli turun bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Pangdam V/Brawijaya serta seluruh pihak terkait yang terlibat dalam operasi pemadaman.

"Untuk sementara, saya perintahkan TNBTS ditutup total agar petugas dapat fokus melakukan pemadaman sekaligus memastikan keselamatan masyarakat," tulis Raja Juli dikutip dari akun Instagram pribadinya @rajaantoni.

Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Operasi water bombing dikerahkan untuk menjangkau titik api yang sulit ditangani dari darat. Tiga helikopter bahkan dioptimalkan untuk membantu pemadaman di medan yang sulit dijangkau petugas.

Raja Juli menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi karhutla dan potensi El Niño sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Sesuai arahan Bapak Presiden @prabowo, pemerintah all out mengantisipasi Karhutla dan potensi El Niño," tulisnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang masih bekerja di lapangan serta meminta masyarakat ikut mendoakan agar kebakaran segera dapat dipadamkan.

"Terima kasih kepada seluruh petugas yang terus bekerja di lapangan. Tetap semangat, utamakan keselamatan, dan mohon doa agar api segera dipadamkan," lanjut Raja Juli.

Penanganan karhutla Bromo kini diarahkan pada dua prioritas sekaligus, yakni mempercepat pengendalian api dan mencegah kebakaran menjalar ke wilayah yang lebih dekat dengan permukiman.

Pembentukan Incident Command menjadi langkah koordinasi agar unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, BPBD, pengelola taman nasional dan unsur terkait lainnya bekerja dalam satu kendali operasi.

Di sisi lain, pemantauan arah angin dan pergerakan api terus dilakukan karena perubahan angin dapat menggeser arah penyebaran kebakaran.

Raja Juli memastikan pemerintah mengerahkan kemampuan yang tersedia untuk menghadapi karhutla sekaligus mengantisipasi risiko kebakaran yang lebih luas pada periode kemarau dan potensi El Niño.

"Salam lestari," tutup Raja Juli dalam unggahannya.

Karhutla di kawasan TNBTS sebelumnya dilaporkan meluas hingga mendekati kawasan viewpoint B29, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Tim gabungan terus dikerahkan untuk menghentikan pergerakan api. Kondisi medan, vegetasi kering, serta angin kencang menjadi tantangan utama dalam operasi pemadaman.

Kebakaran bahkan bergerak menuju kawasan savana yang mengarah ke wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Isnugroho menjelaskan titik kebakaran yang mendekati B29 secara administratif masih berada di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kawasan tersebut berada berdekatan dengan wilayah Lumajang. Namun, permukiman warga belum berada dalam ancaman langsung karena antara titik api dan kawasan penduduk masih terdapat hutan, lahan pertanian serta perkebunan.

Jarak api dengan permukiman warga Lumajang diperkirakan sekitar tiga kilometer.

Kondisi itu membuat BPBD Lumajang belum melakukan evakuasi warga. Meski demikian, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan arah pergerakan api.

Apabila api bergerak mendekati permukiman, BPBD menyiapkan langkah evakuasi warga turun gunung.

Operasi pemadaman menghadapi persoalan teknis karena lokasi kebakaran berada di medan yang sulit.

Jarak sumber air dengan titik api juga menjadi kendala. Petugas harus mengambil air dari lokasi yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari titik kebakaran.

Kondisi vegetasi berupa ranting dan tanaman kering membuat api lebih mudah membesar. Tiupan angin kencang turut mendorong penyebaran api ke area lain.

Karena itu, tim gabungan tidak hanya melakukan pemadaman langsung, tetapi juga membuat sekat dan memotong pohon di sekitar jalur yang berpotensi menjadi lintasan api.

Operasi udara dilakukan menggunakan helikopter water bombing. Air untuk pemadaman antara lain diambil dari Ranu Regulo.

Tiga helikopter kini dikerahkan untuk memperkuat operasi udara, terutama pada area lereng yang sulit dijangkau tim pemadam melalui jalur darat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.