TRIBUNJAKARTA.COM - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) tinggal hitungan hari.
Namun, suasana berbeda justru terlihat di kawasan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur.
Pedagang atribut merah putih yang biasanya ramai berjualan menjelang perayaan 17 Agustus kini justru mengeluhkan sepinya pembeli.
Salah satu pedagang atribut merah putih di Pasar Jatinegara, Suwana, mengatakan omzet penjualannya turun hingga 50 persen dibandingkan momentum HUT ke-80 RI pada 2025 lalu.
"Wah menurun gara-gara online. Orang kebanyakan di online belanjanya duduk manis, barang datang," kata Suwana di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (9/8/2026).
Menurut Suwana, kondisi tersebut membuat pedagang atribut merah putih kini lebih banyak mengandalkan pembeli dalam jumlah besar yang sudah menjadi pelanggan.
Di antaranya berasal dari perusahaan maupun pengurus lingkungan yang membeli atribut untuk kebutuhan perkantoran dan lingkungan tempat tinggal.
"Sekarang ketolong pembeli jumlah besar. Langganan dari Kalibata, Kelapa Gading, Alhamdulillah sama langganan ketolongnya. Kalau pasar kan tetap tempatnya, patokannya toko ada," ujarnya.
Sementara itu, pembeli yang membeli atribut untuk kebutuhan pribadi disebut lebih banyak beralih ke platform daring.
Kondisi tersebut membuat jumlah pembeli yang datang langsung ke Pasar Jatinegara mengalami penurunan.
Suwana mengatakan penurunan penjualan tidak hanya dirasakan oleh pedagang toko, tetapi juga pedagang atribut musiman yang menggunakan gerobak.
Bahkan, pedagang gerobak yang biasanya masih berjualan hingga mendekati tanggal 15 Agustus kini sudah banyak yang memilih meninggalkan Jakarta dan pulang kampung.
"Kalau pedagang gerobak yang biasanya pulang (kampung) tanggal 15 (Agustus). Tanggal 9 udah pada pulang, karena pembeli sepi," tuturnya.
Kondisi serupa juga terlihat di pintu masuk Pasar Jatinegara dari sisi Jalan Jatinegara Barat.
Menurut Suwana, lokasi tersebut biasanya dipenuhi pedagang atribut merah putih menjelang 17 Agustus.
Namun, tahun ini suasananya justru lebih sepi karena sejumlah pedagang memilih tidak berjualan.
Perubahan pola belanja masyarakat menjadi salah satu faktor yang dirasakan langsung oleh pedagang atribut merah putih.
Jika sebelumnya masyarakat datang ke pasar untuk membeli bendera dan berbagai atribut kemerdekaan, kini sebagian memilih memesan secara daring karena dinilai lebih praktis.
Meski demikian, pedagang di Pasar Jatinegara masih berharap pembelian dalam jumlah besar dari perusahaan maupun lingkungan dapat membantu menopang penjualan hingga perayaan HUT ke-81 RI.