Kejar Perahu Hanyut, Nelayan Gunungkidul Hilang di Pantai Kesirat
Hari Susmayanti August 10, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hanya berbekal jeriken bahan bakar, Rubino (65) nekat mengejar perahu miliknya yang hanyut terbawa ombak di Pantai Kesirat, kapanewon, Panggang, Gunungkidul.

Rubino nekat berenang dengan pelampung jerigen bahan bakar karena tak ingin perahunya hilang terbawa arus.

Namun tragis, usahanya menggapai perahu yang terlepas dari ikatan di tengah laut itu gagal setelah ombak besar menerjang nelayan asal Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang.

Rubino langsung hilang ditelan ganasnya ombak Pantai Selatan Gunungkidul.

Sementara, Mardini, rekan korban yang berada tak jauh dari lokasi kejadian langsung berusaha menolong Rubino.

Namun Rubino sudah hilang ditelan ombak.

Mardini kemudian menepi dan melaporkan kejadian itu kepada Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, yang berada di Pantai Gesing.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Tim SAR yang mendapatkan laporan kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyisiran.

Namun hingga Minggu (9/8/2026) siang, korban belum juga ditemukan.

Adapun proses pencarian korban dilanjutkan pada Senin (10/8/2026) hari ini dengan melibatkan tim SAR gabungan.

Dikutip dari Kompas.com, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, menyebut proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.

 "Hingga hari ini masih proses pencarian. Proses pencarian dilakukan di sekitar hilangnya korban," kata Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, saat dihubungi melalui telepon, Minggu.

Kronologi

Peristiwa memilukan ini bermula saat korban bersama Mardini tengan melaut pada Sabtu sore.

Keduanya mencari ikan dengan menggukana perahu jukung.

Setelah sampai di tengah laut berjarak sekitar 500 meter dari garis pantai, keduanya hendak berganti perahu yang sebelumnya ditinggal di tengah laut.

 "Saat sampai 500 meter dari garis pantai kesirat, mereka hendak ganti kapal yang ditinggal di tengah," kata Suris.

Namun ternyata, perahu yang ditambatkan di tengah pantai tersebut terlepas ikatannya sehingga terbawa arus.

Rubino yang mengetahui hal itu pun langsung menceburkan diri ke laut dengan berbekal jerigen bahan bakar sebagai pelampung.

Nelayan 65 tahun itu terus berenang mengejar perahu yang menjauh karena terbawa arus.

Namun nahas, saat tengah berenang menuju ke arah perahunya, ombak besar datang dan langsung menghempaskan tubuhnya.

Tubuh Rubino pun langsung hilang terseret ombak.

"Tiba-tiba ombak datang, mengempas tubuh Rubino dan tenggelam, hilang sampai saat ini," kata Suris. 

Mengetahui rekannya hilang, Mardini berusaha untuuk mencarinya.

Namun Rubino tetap tidak ditemukan sehingga dia memilih untuk melaporkan kejadian itu ke Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, yang berada di Pantai Gesing. 

Petugas SAR langsung berkoordinasi dengan nelayan dan warga untuk melakukan pencarian.

"Saat ini masih dilakukan pencarian, korban atasnama Rubino. Semoga segera ditemukan," ucap Suris.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono mengingatkan nelayan untuk menggunakan pelampung saat beraktivitas di laut.

Hal ini untuk menyelamatkan saat terjadi hal tidak diinginkan. "Kita terus mengimbau kepada nelayan untuk selalu menggunakan pelampung saat beraktivitas," kata dia.

Baca juga: Mahasiswa Mabuk Mengamuk, Rusak Palang Pintu Perlintasan KA di Gamping Sleman

Mengenal Pantai Kesirat

Pantai Kesirat yang terletak di Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, menawarkan pesona destinasi wisata bahari yang unik dan berbeda dari kebanyakan pantai di pesisir selatan.

Tidak memiliki garis pantai berpasir putih untuk bermain air, Pantai Kesirat justru menyuguhkan keindahan panorama tebing karang curam setinggi 15 hingga 30 meter yang berdiri megah menghadap langsung ke lautan lepas.

Di atas tebing tersebut, terdapat hamparan padang rumput hijau yang datar dan luas, menyajikan suasana asri serta menyegarkan bagi para pengunjung.

Daya tarik utama kawasan ini adalah pemandangan matahari terbenam (sunset) spektakuler tanpa penghalang, menjadikannya salah satu lokasi berburu senja terbaik di Gunungkidul.

Keindahan suasana tersebut semakin sempurna berkat keberadaan satu pohon tua ikonik yang tumbuh menyendiri di bibir tebing, yang kerap dijadikan latar foto favorit wisatawan.

Selain dinikmati untuk bersantai sejenak, area padang rumput di atas tebing ini juga menjadi pilihan populer sebagai lokasi berkemah (camping ground) hingga tempat aktivitas memancing (rock fishing) bagi para penghobi.

Secara operasional, Pantai Kesirat dapat diakses 24 jam dengan biaya tiket masuk dan parkir yang sangat terjangkau.

Selain menjadi objek wisata alam, pantai ini juga disakralkan oleh masyarakat setempat yang rutin menggelar tradisi budaya tahunan Ngalap Berkah atau Brubuh-brubuh sebagai wujud rasa syukur atas rezeki dan upaya menjaga keseimbangan alam.

Kendati akses jalannya cukup sempit dan menanjak, pesona keindahan serta ketenangan yang ditawarkan membuat Pantai Kesirat tetap menjadi salah satu tempat favorit untuk melepas. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.