Menlu Iran Tegaskan Belum Buka Selat Hormuz untuk AS Sebelum Ada Kompensasi
Laksmi Anindita August 10, 2026 12:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Iran menegaskan belum akan membuka kembali Selat Hormuz untuk Amerika Serikat sebelum ada kompensasi atas kerugian akibat konflik.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Minggu (10/8/2026).

Araghchi menegaskan, pembicaraan dengan Amerika Serikat belum dapat dimulai kembali apabila tuntutan kompensasi belum dipenuhi.

"Kecuali jika ganti rugi atas pelanggaran kesepahaman diberikan, tidak ada kemungkinan untuk memulai kembali negosiasi," kata Araghchi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa isu kompensasi menjadi salah satu syarat Iran dalam pembahasan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Baca juga: Terharu! Aldi Taher Pakai Keuntungan Bisnis untuk Biaya Pengobatan Ibu

Baca juga: Netanyahu Tolak Rencana Damai Gaza 15 Poin Donald Trump, Hamas Justru Siap Lanjutkan Fase Kedua

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menjadi perhatian dalam konflik Iran dan Amerika Serikat karena memiliki peran penting bagi lalu lintas pelayaran internasional.

Iran sebelumnya menyatakan tengah membahas pengaturan pelayaran di kawasan tersebut bersama Oman.

Namun, pernyataan Araghchi menunjukkan bahwa proses negosiasi dengan Washington masih menghadapi persoalan.

Iran menegaskan bahwa pembukaan kembali akses dan dimulainya negosiasi bergantung pada pemenuhan tuntutan kompensasi atas apa yang disebut Araghchi sebagai pelanggaran kesepahaman.

Hingga saat ini, Iran belum memberikan kepastian kapan pembicaraan dengan Amerika Serikat dapat kembali dimulai.

Situasi tersebut membuat perkembangan negosiasi terkait Selat Hormuz masih menjadi perhatian di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

https://www.viory.video/en/videos/a3026_09082026/strait-stays-shut-iran-s-araghchi-says-no-us-talks-without-reparations-despite-oman-shipping-breakthrough

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.