TRIBUNJOGJA.COM - Episode 10 serial drama Korea “The Apartment Job” tayang pada Minggu (09/08/2026).
Episode ini berganti fokus pada Hae-kang dan Lee Chung-won yang saling melawan satu sama lain.
Pada episode sebelumnya, diceritakan bahwa Hae-kang menyerang Konstruksi Taesan dengan mengungkap kasus konstruksi serampangan dalam membangun TK True Value.
Membalas serangan Hae-kang, Lee Chung-won merekayasa video seolah Hae-kang dan Ha-jeong lah yang mencuri DPJP.
Oleh karena itu, episode sebelumnya ditutup dengan ditangkapnya Hae-kang oleh pihak berwajib.
Lantas, apa saja yang diceritakan di episode 10?
1. Reaksi penghuni terhadap penangkapan Hae-kang
Mengetahui Hae-kang mengorupsi seluruh DPJP apartemen senilai 17,8 miliar won, penghuni marah besar.
Mereka mendatangi kantor manajemen dan melakukan protes besar-besaran, menjauhi keluarga Hae-kang, bahkan melempar telur dan garam ke Hae-kang dan keluarganya.
Dari seluruh penghuni, Hae-kang meyakinkan Jang Suk-jin bahwa ia memang berniat mengorupsi DPJP, tetapi dananya sudah habis sebelum ia korupsi.
2. Nasib Choi Young-jae sang manajer apartemen
Karena takut nasibnya sama seperti Seo Gang-won, Choi tidak punya pilihan lain selain mengikuti perintah Lee Chung-won.
Setelah bersaksi bahwa Hae-kang menggelapkan seluruh DPJP apartemen, Choi bersiap untuk kabur ke luar negeri.
Namun, ia malah bertemu dengan Jang Suk-jin dan anak buah Hae-kang di dekat rumahnya.
Tak lama setelahnya, ia dibawa dan diamankan oleh anak buah Hae-kang.
Mereka mengamankan Choi Young-jae karena dirasa dapat membantu mengungkap korupsi Lee Chung-won.
3. Rencana baru Hae-kang
Karena kurangnya bukti dan lemahnya alasan penangkapan, Hae-kang dibebaskan setelah 48 jam.
Hae-kang tak lagi berambisi menyerahkan buku kas apartemen ke Lee Chung-won karena mengetahui buku itu tidak akan terlalu memengaruhi Lee Chung-won.
Setelah Ha-ri memberikan buku kas apartemen ke Hae-kang, Hae-kang menyerahkan buku itu ke pihak kepolisian agar diungkap kepada publik.
Sebagai gantinya, Park Yong-man harus dibebaskan.
4. Bumerang bagi Konstruksi Taesan
Suatu siang, Lee Chung-won mengadakan konferensi pers di depan penghuni dan media di ruang rapat apartemen.
Ia meminta maaf atas kelalaian dalam pembangunan TK True Value yang gedungnya berbahaya bagi anak-anak.
Sembari membangun TK baru, ia berjanji akan memindahkan seluruh murid ke TK Internasional terbaik di sekitar True Value.
Orang tua tidak perlu khawatir akan biayanya karena Konstruksi Taesan akan membayar iuran SPP dan biaya transportasi yang dikeluarkan.
Tak lama setelah itu, Hae-kang datang membawa godam (semacam palu besar).
Di depan penghuni dan media, Hae-kang menghancurkan dinding ruang rapat yang ternyata tidak disangga oleh besi beton, melainkan sekumpulan sampah.
Selain menunjukkan fakta mengejutkan tersebut di depan penghuni dan media, Je-gil berhasil membobol sistem live streaming apartemen dan menyiarkan kejadian di ruang rapat ke seluruh apartemen, sehingga seluruh penghuni apartemen dapat menontonnya.
5. Nasib Lee Chung-won dan Konstruksi Taesan
Menyebarnya video dinding apartemen yang dibangun oleh Konstruksi Taesan berisi sampah membuat pihak-pihak yang sebelumnya mendukung Lee Chung-won berpaling.
Konstruksi Taesan juga terancam batal membangun Kota Baru Oman.
Hal-hal di atas membuat Lee Chung-won marah besar.
Di sisi lain, penghuni apartemen True Value meminta bantuan Hae-kang untuk melawan dan membalas Taesan.
6. Trauma Lee Chung-won
Di balik sifatnya yang seperti psikopat, ternyata Lee Chung-won memiliki trauma.
Dahulu, tempatnya tinggal bersama ibunya hendak digusur untuk proyek pembangunan.
Namun, ibunya menolak dan malah berusaha merampas ‘tongkat’ yang berujung kepergiannya.
Hal ini menyebabkan Lee Chung-won berambisi membuat pihak-pihak penyebab kematian ibunya tunduk kepadanya.
7. Kepergian Park Yong-man
Di saat-saat terakhirnya, Park Yong-man ‘dijenguk’ oleh Lee Chung-won.
Setelah Lee Chung-won meninggalkan ruangan, Hae-kang datang dalam keadaan monitor pendeteksi kehidupan Park Yong-man mati.
Ternyata, Park Yong-man telah tiada saat Hae-kang datang.
Tak disangka, Lee Chung-won datang ke rumah duka Park Yong-man dan mengakui bahwa ialah yang membunuh Park Yong-man.
Mengetahui hal itu, Hae-kang berteriak marah.
Episode 10 ditutup dengan tensi antara Park Hae-kang dan Lee Chung-won yang semakin panas.
Kepergian Yong-man menandai berakhirnya misi pencarian uang 10 miliar won.
Apakah Hae-kang akan membalas dendam atas kepergian bos yang dianggap seperti ayahnya?
(MG Hasna Aulia Syafitri)