TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Dari ujung utara Indonesia, 33 anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Nunukan bersiap menempuh perjalanan menuju Jakarta.
Mereka akan membawa nama Kabupaten Nunukan dan Kalimantan Utara dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta.
Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nunukan tersebut terdiri dari 27 Pramuka Penggalang dan enam pembina.
Sebanyak 27 Pramuka Penggalang merupakan perwakilan dari 27 SMP/MTs se-Kabupaten Nunukan.
Mereka resmi dilepas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam acara yang berlangsung di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Senin (10/8/2026).
Bupati Nunukan H Irwan Sabri secara simbolis menyerahkan bendera Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Nunukan kepada Ketua Kontingen.
Penyerahan bendera menjadi tanda resmi keberangkatan sekaligus simbol amanah yang harus dijaga selama mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.
Selain penyerahan bendera kontingen, rangkaian pelepasan juga diwarnai momen apresiasi dari Kwarcab Gerakan Pramuka Nunukan.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Nunukan H Hermansyah menyerahkan lukisan Bupati Nunukan H Irwan Sabri dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Penyerahan lukisan menjadi salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan atas dukungan Bupati Nunukan beserta Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap perkembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Nunukan.
Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kontingen agar mampu mengikuti Jamnas XII dengan baik.
Di hadapan para peserta, Irwan Sabri mengingatkan bahwa keberangkatan mereka bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan.
Baca juga: Kisah Nurfasira Pembina Pramuka Sebatik yang Lolos ke Jambore Nasional 2026
Para peserta membawa nama Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sekaligus daerah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kalian akan membawa nama Kabupaten Nunukan, membawa nama Kalimantan Utara, membawa nama daerah perbatasan NKRI. Tunjukkan bahwa Pramuka Nunukan tangguh, mandiri, berkarakter, dan cinta tanah air," pesan Irwan Sabri.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Jamnas XII menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi para Pramuka Penggalang. Selain menunjukkan kemampuan kepramukaan, peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, menambah pengalaman, membangun persahabatan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan.
Irwan Sabri kemudian menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh anggota kontingen.
Pertama, menjaga nama baik Kabupaten Nunukan dengan menunjukkan sikap disiplin, sopan, serta mengedepankan semangat gotong royong.
Kedua, memanfaatkan Jamnas sebagai kesempatan untuk menuntut ilmu, menambah pengalaman dan menjalin pertemanan dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketiga, menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
"Jaga kesehatan dan keselamatan, karena kalian adalah harapan kami," ujarnya.
Pesan tersebut menjadi bekal bagi 33 anggota kontingen sebelum bertolak dari Nunukan menuju Jakarta.
Di balik keberangkatan kontingen Nunukan, terdapat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Nunukan H Hermansyah mengungkapkan, seluruh pembiayaan keberangkatan kontingen didukung Pemkab Nunukan.
Dengan demikian, para peserta tidak dibebani biaya keberangkatan oleh orang tua. Hermansyah menyebut dukungan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gerakan Pramuka Nunukan.
Bahkan, menurutnya, dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan menjadi daerah yang pembiayaan kontingennya sepenuhnya didukung pemerintah daerah.
"Adik-adik Pramuka Penggalang dari 27 SMP/MTs se-Kabupaten Nunukan dapat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 tanpa dibebankan pembiayaan kepada orang tua," kata Hermansyah.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Nunukan beserta seluruh jajaran Pemkab Nunukan atas dukungan tersebut.
Dukungan juga datang dari sejumlah pihak, di antaranya Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nunukan, BPD Kaltimtara Cabang Nunukan, PT Bhumi Sei Menggaris Indah dan PT Nunukan Jaya Lestari.
Baca juga: Kegiatan Pramuka Kaltara 2025 Terealisasi 100 Persen, Target 1.000 Pramuka Garuda pada 2028–2029
Sebelum berangkat ke Jakarta, kontingen Nunukan telah menjalani Training Center selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Agustus 2026 di Sekber FKUB Nunukan.
Selanjutnya, pada Selasa (11/8/2026), kontingen akan menuju Tarakan untuk mengikuti pelepasan Kontingen Daerah Kalimantan Utara oleh Gubernur Kalimantan Utara.
Kontingen Nunukan kemudian akan bergabung bersama kontingen dari Kabupaten Bulungan, Malinau dan Tana Tidung.
Sehari setelahnya, Rabu (12/8/2026), kontingen Nunukan dijadwalkan bertolak menuju Jakarta.
Mereka akan mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional hingga selesai dan dijadwalkan kembali ke Kabupaten Nunukan pada 22 Agustus 2026.
Jamnas XII menjadi momentum bagi Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia untuk bertemu, belajar, berkompetisi, sekaligus membangun persaudaraan.
Pelepasan kontingen pada Senin (10/8/2026) juga dirangkaikan dengan agenda pembinaan Pramuka di Kabupaten Nunukan.
Pemkab Nunukan bersama Kwarcab Gerakan Pramuka Nunukan mengukuhkan 69 Pramuka Penggalang Garuda.
Irwan Sabri menyebut pencapaian tersebut merupakan bukti prestasi, ketekunan dan komitmen para Pramuka dalam mengamalkan Trisatya dan Dasadarma.
"Jadikan Garuda ini sebagai motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat," kata Irwan.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula pengukuhan Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan dan Pelatih Pembina Pramuka.
Bupati menilai kualitas pembina menjadi salah satu kunci keberhasilan pembinaan generasi muda.
"Sehebat apa pun peserta didik, tanpa pembina yang berkualitas maka pembinaan tidak akan maksimal," tegasnya.
Sementara itu, Hermansyah kembali berpesan kepada 27 peserta Jamnas XII agar menjaga nama baik Kabupaten Nunukan, sekolah, keluarga dan Gerakan Pramuka.
Ia berharap para peserta tidak hanya pulang membawa pengalaman, tetapi juga prestasi yang nantinya dapat dibagikan kepada anggota Pramuka lainnya di Nunukan.
"Tunjukkan bahwa Pramuka Nunukan adalah Pramuka yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, santun, berprestasi, dan mampu bersahabat dengan Pramuka dari seluruh Indonesia," pesannya.
Kini, 33 anggota kontingen Nunukan bersiap menempuh perjalanan panjang dari wilayah perbatasan menuju Jakarta.
Mereka membawa satu misi: mengharumkan nama Nunukan dan membuktikan bahwa Pramuka dari ujung utara Indonesia mampu tampil, bersahabat dan bersaing di tingkat nasional.
(adv)
Penulis: Fatimah Majid