HUT ke-19 Kabupaten Tana Tidung, Efisiensi jadi Tantangan, Ambisi Bupati Percepat Pelayanan Publik
Cornel Dimas Satrio August 10, 2026 10:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Memasuki usia ke-19 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengatakan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kondisi tersebut justru harus mendorong Pemkab Tana Tidung lebih kreatif dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan yang efektif kepada masyarakat.

"Berbicara tentang efisiensi anggaran, itu tidak menjadi alasan untuk kita tetap lebih kreatif dalam meningkatkan pelayanan publik," kata Ibrahim Ali kepada TribunKaltara.com saat ditemui di Kantor DPRD Jalan Inhutani, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Senin (10/8/2026) usai pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa.

Hal itu, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen bersama Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri serta seluruh jajaran aparatur.

Ia menegaskan pelayanan kepada masyarakat akan terus diarahkan agar semakin efektif, efisien, cepat, dan tanggap.

"Di usia Kabupaten Tana Tidung yang ke-19 tahun, kami berkomitmen akan terus meningkatkan pelayanan yang lebih efektif, efisien, lebih cepat dan lebih tanggap lagi," ujarnya.

10082026 Ibrahim Ali HUT ana Tidung 02
HUT TANA TIDUNG - Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali (pakaian warna abu-abu) disambut tradisi Tepung Tawar di halaman Kantor DPRD Jalan Inhutani, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Senin (10/8/3026). Menyambut HUT ke-19 Tana Tidung, efesiensi anggaran bukan menjadi alasan menyurutkan pelayanan publik.

Baca juga: HUT ke-19 Tana Tidung, Pemprov Kaltara Dorong Percepatan Pembangunan yang Masih Tertinggal

Selama 19 tahun berdiri, Kabupaten Tana Tidung telah menunjukkan sejumlah perkembangan, terutama dari sisi pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Salah satunya di sektor kesehatan, Pemkab Tana Tidung mendapatkan dukungan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) berupa peningkatan Rumah Sakit dari tipe D menjadi tipe C.

Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian terhadap daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Kabupaten Tana Tidung.

"Kita dapat Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), peningkatan rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C yang ditempatkan di Kabupaten Tana Tidung dan insyaallah menjadi yang terlengkap di Kaltara," jelasnya.

Selain sektor kesehatan, ia menyebut salah satu capaian penting lainnya adalah perjuangan dalam menyelesaikan persoalan lahan untuk kawasan pusat pemerintahan.

Lahan yang sebelumnya berada dalam konsesi hutan produksi tersebut telah diperjuangkan untuk dialihfungsikan menjadi area penggunaan lainnya.

Di kawasan tersebut kini telah dibangun sejumlah fasilitas pemerintahan, seperti kantor bupati dan DPRD.

Ke depan, kawasan itu juga diproyeksikan menjadi salah satu pusat pendidikan dengan rencana kehadiran perguruan tinggi.

"Insyaallah akan menjadi pusat pemerintahan yang menarik di Kaltara," kata Bupati.

Ibrahim juga menyampaikan capaian terkait pensertifikatan lahan yang menjadi aset Pemkab Tana Tidung.

Ia mengatakan, pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Pertanahan ATR/BPN Bulungan dijadwalkan menyerahkan sertifikat lahan seluas 404,2 hektare yang menjadi aset Pemkab Tana Tidung.

Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian dari perjuangan panjang Pemkab Tana Tidung dalam memastikan aset daerah memiliki kepastian hukum.

"Ini lah perjuangan kita, yang telah mengantarkan kita dan kami sebagai pemerintah daerah telah membuktikan bahwa apa yang kami janjikan telah terealisasi," tuturnya.

Baca juga: HUT ke-19 Tana Tidung, Ini Sejarah Lengkap dan Perjuangan Pembentukannya

Ibrahim mengakui perjalanan pembangunan tidak selalu berjalan tanpa perbedaan pendapat.

Namun, berbagai perdebatan yang muncul selama proses pembangunan dinilainya harus menjadi bagian dari evaluasi sekaligus dorongan untuk menyatukan persepsi.

"Walaupun dulu pada saat perjuangan ada hiruk pikuk, ada perdebatan, ada perbedaan, tapi itu kita jadikan sebagai cambuk untuk menyatukan persepsi, untuk menyatukan Kabupaten Tana Tidung agar bisa berlari kencang menyamai kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Utara," ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan membangun daerah melalui semangat kebersamaan.

"Mari kita jaga persatuan, kekompakan, mari kita bangun Kabupaten Tana Tidung dengan keberagaman dan kebersamaan," kata Bupati.

Ia menegaskan kemajuan Tana Tidung merupakan tanggung jawab bersama.

Menurut Ibrahim, pembangunan di Bumi Upun Taka tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah daerah maupun lembaga legislatif.

Seluruh elemen masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

"Kabupaten Tana Tidung akan bisa maju ketika seluruh elemen masyarakat bersatu bahu-membahu dan solid, saling mendukung untuk membangun Kabupaten Tana Tidung yang kita cintai," pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.