Pemkot Metro Perkuat Penataan TPAS Karang Rejo
Daniel Tri Hardanto August 10, 2026 09:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus memperkuat penataan dan pembenahan sistem pengelolaan lingkungan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karang Rejo. 

Baca juga: Pemkot Metro Resmikan Mural Malu Buang Sampah Sembarangan

Langkah ini dilakukan guna memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih tertata, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, meninjau langsung lokasi TPAS Karang Rejo, Minggu (9/8/2026), untuk memastikan pembangunan infrastruktur drainase serta penanganan air hujan dan air lindi berjalan optimal.

Bambang menekankan pentingnya penanganan TPAS secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek lingkungan serta dampaknya bagi masyarakat sekitar.

"Kami melihat langsung kondisi di lapangan untuk memastikan penanganan TPAS Karang Rejo berjalan dengan baik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah bagaimana aliran air hujan dapat dipisahkan dari air lindi, sehingga pengelolaannya bisa lebih baik," ujar Bambang, Senin (10/8/2026).

Ia menegaskan, Pemkot Metro berkomitmen bertransisi secara bertahap dari sistem pembuangan terbuka (open dumping) menuju sistem penimbunan terkontrol (controlled landfill) hingga sanitary landfill. 

Salah satu kunci utama transisi tersebut adalah pengelolaan air lindi yang efektif.

Untuk mendukung pemisahan aliran air hujan dan air lindi, Pemkot Metro melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menerapkan sejumlah langkah teknis di lapangan.

Di antaranya mengoptimalkan aliran air hujan dari hulu ke hilir agar tidak bercampur dengan limbah air lindi, jalur air lindi dipasangi pipa khusus yang fleksibel dan berlubang agar aliran limbah dapat diarahkan secara presisi, kemudian pemasangan U-Ditch & Box Culvert: Dipasang pada titik-titik strategis untuk memperkuat struktur pemisahan dan kelancaran drainase.

Wali Kota Metro memastikan seluruh proses pembangunan akan terus dikawal agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan kondisi nyata di lapangan.

"Yang terpenting, pembangunan ini memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Kami akan terus melakukan pengawasan dan pembenahan secara bertahap agar pengelolaan TPAS Karang Rejo semakin baik," kata Bambang.

Sementata, Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Sri Mulyani, menjelaskan bahwa pemisahan jalur ini merupakan krusial agar pengelolaan limbah cairan sampah tidak mencemari lingkungan sekitar.

"Secara teknis, kami melakukan pemisahan antara aliran air hujan dan air lindi. Untuk aliran air lindi, kami memasang pipa HDPE berpori sehingga alirannya dapat diarahkan dan ditangani dengan lebih optimal," jelasnya.

"Pembenahan menyeluruh ini juga merupakan bentuk tindak lanjut Pemkot Metro terhadap keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sekaligus merespons aspirasi masyarakat sekitar kawasan TPAS Karang Rejo," tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.