TRIBUNJOGJA.COM - Apakah Tribunners merupakan pengguna media sosial TikTok?
TikTok merupakan salah satu aplikasi media sosial yang paling populer di Indonesia.
Per hari ini, aplikasi TikTok telah diunduh oleh lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia.
Selain menawarkan konten-konten yang dibuat oleh pengguna lain, TikTok juga menawarkan fitur untuk menjaga hubungan antar manusia, seperti fitur saling mengikuti satu sama lain dan saling berkirim pesan.
Tak hanya itu, TikTok juga memperkenalkan fitur streak atau runtutan beruntun.
Fitur streak populer sejak tahun 2024 hingga hari ini.
Saking populernya, fitur ini digunakan oleh banyak pengguna hingga dianggap sebagai salah satu standar pertemanan.
Streak merupakan fitur yang disediakan oleh TikTok berupa api kecil yang muncul ketika pengguna saling berkirim pesan selama tiga hari atau lebih.
Streak bertambah satu angka apabila pengguna saling berkirim pesan dalam jangka waktu 24 jam.
Jika pengguna tidak sengaja mematikannya, pengguna berkesempatan memulihkannya dalam waktu 48 jam, dengan kuota restore sebanyak 5 kali per bulan.
Uniknya, TikTok menampilkan warna api yang berbeda-beda, sesuai dengan seberapa banyak hari yang telah dilewati bersama.
Streak TikTok populer karena beberapa alasan, seperti:
1. Dapat menjaga kedekatan antar individu
Di dunia yang serba digital, fitur streak populer karena dapat menjaga komunikasi antar individu yang belum tentu bertemu setiap hari.
Karena tidak perlu berada di tempat yang sama dengan pengguna lain, fitur ini digemari karena dapat membangun keterikatan antar pengguna yang berada di tempat yang berbeda, bahkan yang jauh sekalipun.
Pengguna hanya perlu berkirim pesan setiap hari agar streaknya tetap menyala.
2. Mengenal satu sama lain
Berbagi video dengan selera humor yang sama, konteks yang saling dimengerti, bahkan pesan singkat dirasa dapat meningkatkan keakraban dan pengetahuan tentang diri satu sama lain.
3. Penghargaan visual yang layak diposting
Selain itu, pengguna beramai-ramai menggunakan fitur ini karena TikTok memberikan penghargaan visual berupa animasi setiap 3, 10, 30, hingga ratusan hari pertemanan.
4. Fitur streak group dan streak pet
Tak hanya streak antar dua individu, TikTok juga menyediakan fitur Group Streak untuk menyalakan api bersama pengguna yang lebih banyak.
Pada setiap streak, terdapat juga streak pet yang dapat dikembangkan dengan menyelesaikan misi harian.
Biasanya, pengguna menyalakan streak bersama temannya yang dirasa sudah dekat.
Streak hadir sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri dan mengetahui diri masing-masing, mulai dari selera humor, tipe video yang disukai, lagu yang sedang disukai, dan masih banyak lagi.
Setelah streak menyala, pengguna seolah menanggung tanggung jawab baru, yaitu memastikan warna api tidak kelabu apalagi hilang (karena mati).
Bagi kebanyakan gen z, menjaga angka streak tetap tinggi adalah simbol komitmen sosial di ruang digital karena streak menunjukkan keaktifan dan kepedulian antar satu sama lain.
Hilangnya streak dapat memicu protes dan konflik (yang bersifat bercanda) dari pengguna karena merasa temannya tidak bisa menjaga komitmen, terutama jika yang hilang adalah streak setelah ratusan hari berkirim pesan.
Meskipun begitu, pertemanan seseorang tidak dapat diukur oleh banyaknya runtutan api yang telah dibentuk saja, melainkan masih banyak tolok ukur lainnya.
Karena syarat menyalakan api streak yang cukup berkirim satu pesan saja, terkadang pesan yang dikirim lebih fokus pada kuantitas daripada kualitas.
Oleh karena itu, Tribunners harus menggunakan fitur ini dengan bijak dan tidak berlebihan, ya!
Jangan sampai Tribunners bermusuhan dengan teman hanya karena streak TikTok mati.
(MG Hasna Aulia Syafitri)