TRIBUNBENGKULU.COM - Momen liburan aktris Jessica Mila bersama keluarga ke Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sorotan di media sosial.
Hal itu terjadi karena perjalanan tersebut berlangsung di tengah adanya penutupan sebagian wilayah Taman Nasional Komodo (TNK) akibat kondisi cuaca buruk.
Penutupan tersebut berkaitan dengan keselamatan pelayaran di kawasan perairan Labuan Bajo.
Beredarnya video dan foto perjalanan ke Pulau Padar kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kapal yang tetap membawa wisatawan ke kawasan tersebut saat penutupan berlaku.
Persoalan itu kemudian mendapat perhatian dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo.
Melalui unggahan resmi akun Instagram @djpl_ksoplabuanbajo pada Senin (10/8/2026), KSOP Labuan Bajo mengungkap adanya kapal yang berlayar menuju Pulau Padar dan Pulau Komodo tanpa mendapatkan persetujuan saat kawasan tersebut ditutup.
KSOP Labuan Bajo sebelumnya menerima audiensi dari perwakilan Gahawisri, Askawi, Aset, Fokal, serta sejumlah perwakilan media.
Audiensi tersebut membahas laporan terkait dugaan pelanggaran kapal yang berlayar menuju Pulau Padar saat penutupan berlaku.
“Hari ini tgl 10 Agustus 2026 KSOP Labuan Bajo menerima audiensi dari perwakilan Gahawisri, Askawi, Aset, Fokal dan beberapa perwakilan media terkait masalah pelanggaran kapal berlayar ke Pulau Padar pada saat penutupan dan diklarifikasi bahwa beberapa kapal yang dilaporkan memang tidak mendapatkan persetujuan berlayar ke Pulau Padar dan Pulau Komodo,” tulis akun tersebut, dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (11/8/2026).
KSOP Labuan Bajo juga mengapresiasi para pelaku pariwisata yang melaporkan dugaan pelanggaran tersebut.
“KSOP Labuan Bajo serius dalam menjaga keselamatan pelayaran dan akan menindak tegas pelanggaran terhadap NTM penutupan sebagian wilayah TNK akibat cuaca buruk,” lanjut keterangan tersebut.
Dalam keterangannya, KSOP Labuan Bajo menyebut telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap salah satu nahkoda kapal.
Nahkoda kapal Maloekoe berinisial DJ dinyatakan bersalah berdasarkan hasil pemeriksaan.
Sebagai tindak lanjut, DJ diturunkan dari kapal dan ijazah laut miliknya untuk sementara dikenai sanksi.
“KSOP Labuan Bajo telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap satu nahkoda dan dinyatakan bersalah sehingga nahkoda kapal Maloekoe inisial DJ diturunkan dari kapal dan di suspen sementara ijazah lautnya,” tulis pihak KSOP.
Sementara itu, terhadap kapal lain yang diduga melakukan pelanggaran, KSOP Labuan Bajo menyatakan pemeriksaan akan dilakukan pada kesempatan pertama.
Jika dalam pemeriksaan nantinya terbukti melakukan pelanggaran, pihak terkait akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Terhadap kapal lain yang melakukan pelanggaran akan diperiksa pada kesempatan pertama dan apabila bersalah diberikan sanksi sebagaimana ketentuan perundang-undangan,” lanjutnya.
KSOP Labuan Bajo kemudian mengingatkan seluruh pelaku usaha wisata untuk mematuhi ketentuan pelayaran, khususnya Notice to Mariners.
Hal tersebut dilakukan untuk mengutamakan keselamatan selama aktivitas wisata di perairan Labuan Bajo.
“Agar semua pelaku usaha wisata mematuhi Notice to Mariner demi keselamatan bersama,” tulis akun tersebut.
Artis Jessica Mila memberikan klarifikasi setelah momen liburannya bersama keluarga di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, menuai sorotan dari warganet.
Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan selama bepergian, terlebih dalam rombongannya terdapat anak-anak.
Jessica Mila juga menyebut keputusan mengenai rute perjalanan sepenuhnya diserahkan kepada kapten kapal.
"1. hai semua, sehubungan dengan trip kami ke Labuan Bajo kemarin, dan ada yang menuduh kita mengabaikan negara untuk berlayar karena cuaca buruk, berikut sedikit penjelasannya ya.
2.aku dan keluarga sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam Ber pergian, apalagi dengan adanya Kyra dan anak-anak lain di rombongan kami. Untuk penentuan rute perjalanan ini, tentu kami menyerahkan sepenuhnya kepada captain kapal karena seluruh tanggung jawab dan keputusan mengenai rute, keamanan dan keselamatan kami adalah tanggung jawab captain kapal.
4.Seandainnya kami tau bahwa ada larangan berlayar karena cuaca buruk sebelumnya, tentu aku dan keluarga tidak akan mengambil resiko yang bisa membahayakan keamanan dan keselamatan keluarga kami dengan tetap berangkat, dan pasti kami akan menunda keberangkatan kami.
5.jadi, mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholders khususnya para captain kapal untuk memberikan informasi yang lebih terbuka kepada penumpangnya untuk menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian bagi berbagai pihak. Aku mendoakan semua untuk tetap aman dan dalam pernyataan Tuhan di mana pun kalian berada," ujar Jessica Mila, dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (11/8/2026).
Jessica Mila menegaskan, dirinya dan keluarga tidak mengetahui adanya larangan pelayaran menuju Pulau Padar sejak awal perjalanan.
Ia juga mengatakan, kondisi di perjalanan saat itu terlihat relatif baik dan terdapat kapal-kapal lain yang bersandar serta membawa wisatawan menuju Pulau Padar.
Menurut Jessica Mila, jika sejak awal mengetahui adanya larangan berlayar akibat cuaca buruk, dirinya tidak akan mengambil risiko dan memilih menunda keberangkatan.
Ia kemudian berharap kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, khususnya kapten kapal, agar memberikan informasi yang lebih terbuka kepada para penumpang.
Meski telah memberikan klarifikasi, unggahan Jessica Mila tersebut masih mendapat tanggapan dari sejumlah netizen.
Sebagian warganet mengaku masih mempertanyakan alasan Jessica Mila bisa sampai ke Pulau Padar ketika ada pembatasan pelayaran.
"ga percaya banget deh mil... sebego itukah ga tahu edaran?," tulis netizen.
Namun, ada pula netizen yang membela Jessica Mila dan meminta warganet membaca kembali aturan terkait pembatasan tersebut.
"jgn asbun dong kak baca yg bener surat edarannya d dlm nya itu tertulis bagi wisatawan bisa masuk tpi kapten harus update cuaca trus lagian gak mungkin jga dong mereka mau membahayakan diri dan keluarga mereka. ini yg ngizinin siapa yg d salahin siapa aneh," tulis warganet.
Sementara itu, netizen lainnya mempertanyakan apakah Jessica Mila dan rombongan sudah mengetahui tujuan wisata yang akan dikunjungi sebelum berangkat.
"Gak riset dulu sebelum ke Labuan Bajo pengen kemana aja? Gak ada itinerary yg dibagikan sebelum mutusin booking travel tournya? Yakin gak ada yg bisikin captain untuk bisa diatur tetep ke pulau padar dan pink beach?," tulis netizen.
Ada pula warganet yang kembali menyinggung soal dugaan "orang dalam".
"Bukannya kamu sendiri yg mention “Orang dalam” yah?," komentar netizen.
Netizen lainnya meminta Jessica Mila memberikan informasi mengenai agen kapal yang digunakan dalam perjalanan tersebut.
"Spill dong pake agent kapal siapa? Kok bisa bisanya dia ga tau surat edaran itu? Yang ada patut dipertanyakan surat ijin usahanya. Atau emang klean aja yang ngeyel pengen kesana? Secara we all know u orang have dan punya power sikit," tulis warganet.