Walikota Dumai Buka Workshop Jurnalistik AI dan UU ITE yang Ditaja PWI
Sesri August 11, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai, menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk "Peran Artificial Intelligence dalam Jurnalistik, Menjaga Kualitas, Kredibilitas, dan Etika Pers di Era Digital".

Pelatihan yang digelar di Gedung Balai Sri Bunga Tanjung, Selasa (11/8/2026) dibuka oleh Wali Kota Dumai, Paisal.

Juga hadir Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi dan unsur Forkopimda Kota Dumai.

Wakil Bendahara PWI Pusat Herlina, Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar beserta jajaran pengurus, Kepala Diskominfotiksan Kota Dumai Hasan Basri, pimpinan BUMN/BUMD, serta 75 peserta yang merupakan jurnalis dari media cetak, elektronik, dan Siber juga turut hadir.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWI Kota Dumai, Bambang Prayetno  menyampaikan, bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif bagi para wartawan, agar mampu memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak sekaligus memahami rambu-rambu UU ITE di ruang digital.

"Teknologi AI saat ini berkembang sangat cepat dan menjadi alat bantu yang tidak bisa kita hindari dalam industri media. Melalui workshop ini, kami ingin memastikan wartawan di Kota Dumai tidak hanya piawai mengadopsi teknologi modern, tetapi tetap teguh memegang etika, independensi, serta menjaga kredibilitas karya jurnalistiknya," sebutnya.

Sementara, Ketua PWI Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, memberikan apresiasi atas inisiatif PWI Kota Dumai yang responsif terhadap dinamika era digital. pemanfaatan kecerdasan buatan harus ditempatkan sebagai pendukung kerja editorial, bukan menggantikan peran verifikasi independen seorang jurnalis.

Baca juga: Bupati Asmar Ajak PWI Perkuat Kolaborasi Hadirkan Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

"AI bisa membantu mempercepat proses pencarian data atau pengolahan informasi, namun roh dari pers adalah akurasi, etika, dan kebenaran faktual. Penilaian manusia dan ketaatan pada Kode Etik Jurnalistik tetap menjadi benteng utama agar pers tidak kehilangan kepercayaan dari masyarakat," tegasnya.

Wali Kota Dumai, Paisal menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan kompetensi wartawan di Dumai, dan Pemerintah Kota Dumai menilai keberadaan pers yang profesional dan adaptif merupakan pilar penting dalam mengawal pembangunan daerah.

Rangkaian workshop diisi oleh dua narasumber utama, pada sesi pertama, Ahli Pers dari Dewan Pers, Mario Abdillah Khair, memaparkan materi teknis mengenai tantangan etika dan regulasi penggunaan AI dalam ruang redaksi. 

Selanjutnya pada sesi kedua, Kanit PIDUM Polres Dumai, IPDA Dimas Arsa Ramadhan, membedah aspek hukum serta penerapan UU ITE untuk meminimalisasi potensi pelanggaran hukum bagi insan pers saat beraktivitas di ruang digital. 

(Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.