Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menjadi calon tunggal yang diusulkan sebagai Gubernur BI usai Perry Warjiyo mundur.
Menurut Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y Sri Susilo, Destry Damayanti merupakan sosok yang tepat untuk menjadi Gubernur BI. Pasalnya, Destry dinilai memiliki pengalaman yang mumpuni untuk menjadi Gubernur BI menggantikan posisi Perry Warjiyo.
“Usulan sudah tepat, karena Destry Damayanti merupakan pejabat BI paling senior dan berpengalaman. Rekam jejak pengalaman lama di posisi Deputi Gubernur Senior dibandingkan empat pejabat deputi lainnya,” katanya, Selasa (11/8/2026).
Usulan Presiden Prabowo tersebut juga sekaligus menepis isu yang berkembang, di mana calon Gubernur BI yang diusulkan berasal dari luar BI.
Ia menilai Gubernur BI mestinya memang sosok yang sejak awal berkarir di BI. Sehingga lebih memahami mekanisme kerja dan berbagai kebijakan bank sentral.
Jika Destry Damayanti disetujui DPR RI, maka kemampuan Destry untuk bekerja sama dengan Deputi Gubernur BI tidak diragukan lagi.
“Mereka sudah mampu bekerja sebagai teamwork yang sangat baik. Pengetahuan dan wawasan Destry di bidang kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tidak diragukan lagi. Dapat dibilang kemampuan dan wawasan Destry tidak berbeda dengan pendahulunya Perry Warjiyo,” ujarnya.
Ia menambahkan pengusulan Destry juga diterima pasar. Hal ini dibuktikan dengan menguatnya rupiah di level Rp 17.755 per dolar AS. Level tersebut berarti rupiah menguat 142 poin atau menguat 0,79 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
“Calon atau Gubernur BI memang harus diterima pasar, dalam hal ini investor dan pelaku ekonomi lainnya. Rupiah yang menguat artinya pasar merespon positif terhadap usulan Destry menjadi Gubernur BI,” imbuhnya. (maw)