Amorim Bawa Angin Segar buat AC Milan, tapi Awas Celahnya Banyak!
Bonifasius Anggit Putra Pratama August 12, 2026 12:33 AM

PIERO CRUCIATTI/AFP
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, dalam kedatangannya di Bandara Linate, Milano (6/7/2026).

BOLASPORT.COM - Ruben Amorim diyakini membawa angin segar untuk AC Milan, tetapi pendekatan taktinya diklaim memiliki celah yang banyak.

Hal itu disampaikan oleh eks juru taktik Milan, Fabio Capello.

Capello memuji ambisi yang ditunjukkan Ruben Amorim usai didapuk memimpin I Rossoneri mulai musim panas 2026.

Pelatih asal Portugal tersebut memiliki gagasan-gagasan yang ambisius.

Namun, pemikiran dari Amorim terkait taktik di AC Milan juga perlu ditunjang oleh pemain yang tepat untuk mengubah menjadi hasil nyata.

Tercatat sudah lebih dari sebulan Amorim menjadi allenatore Milan sejak ditunjuk pada pertengahan Juni 2026.

Ia menggantikan posisi Massimiliano Allegri yang dipecat pada akhir musim lalu.

Sebagai pelatih yang tergolong muda, mantan nakhoda Man United tersebut diharapkan bisa membawa warna baru dan revolusi yang positif di San Siro.

Ruben Amorim dikenal membawa pendekatan taktik yang lebih cair dan fleksibel.

Ide-idenya diketahui tidak terpaku pada satu sistem yang tetap, melainkan fokus pada membangun serangan dan adaptasi dinamis.

Berbeda dengan Allegri yang memiliki pandangan strategi yang pragmatis dan menerapkan disiplin ketat dalam rupa mid-block atau low-block.

Paling kentara adalah pelatih asal Italia tersebut mengutamakan efisiensi kemenangan tipis dan kontrol ritme permainan.

Kini, dengan hadirnya Ruben Amorim, AC Milan diharapkan bisa menawarkan permainan yang lebih menjanjikan pada musim 2026-2027.

Pelatih berusia 41 tahun tersebut berani mematok target tinggi untuk menjadi juara di Liga Italia.

Meski demikian, Fabio Capello turut memperingati juniornya tersebut.

Sosok yang membawa I Rossoneri memenangkan 4 scudetto dan 1 trofi Liga Champions tersebut tetap mengingatkan Amorim untuk hati-hati.

Pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, memimpin sesi latihan di Australia.
ACMILAN.COM
Pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, memimpin sesi latihan di Australia.

Itu karena menjadi pelatih AC Milan adalah hal baru baginya dengan filosofi dan penerapan di lapangan umumnya sangat berbeda.

"Segalanya baru bagi Amorim di AC Milan," ucap Capello seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

"Saya menghargai ambisi pelatih asal Portugal ini dalam pendekatannya dalam dunia Rossoneri."

"Siapa pun yang melatih AC Milan tidak bisa dan tidak boleh membosankan, tetapi harus jelas bahwa ada perbedaan besar antara filosofi dan praktik," ujarnya.

Ide-ide yang dibawa oleh Ruben Amorim untuk Mike Maignan dkk. terbilang berani karena pendekatannya lewat tekanan tinggi, penguasaan bola, dan hasrat untuk mengontrol permainan.

Skema permainan yang diterapkan oleh Amorim sendiri banyak mengusung formasi 3-4-3 yang lebih spesifik menjadi 3-4-2-1.

Hanya saja sejauh ini gaya bermain yang diterapkan olehnya diyakini belum banyak memberikan hasil positif untuk tim Kota Mode.

Terbukti dalam 3 laga uji coba pramusim Milan tak mampu meraih kemenangan.

Di laga terakhirnya melawan Chelsea di SUGBK, Sabtu (8/8/2026), I Rossoneri dihajar telak 0-3.

Hal itu menjadi konsen bagi Fabio Capello.

"Tekanan tinggi, semangat menyerang, dan keinginan untuk mendominasi adalah konsep yang bagus," tutur Capello lagi.

"Akan tetapi itu membutuhkan bakat dan kerja keras selama berbulan-bulan."

"Sebagai contoh, pertandingan persahabatan terakhir melawan Chelsea menunjukkan kepada kita bahwa ide-ide pelatih saat ini dapat mengekspos pertahanan yang tidak sepenuhnya kokoh ke situasi berbahaya," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.