Selamatkan Pengendara, Petugas Linmas Tewas Tertabrak Kereta Api di Cambai Prabumulih
Weni Wahyuny August 12, 2026 11:01 AM

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan.

Tapmidi (39), seorang petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Muara Sungai, tewas tertabrak kereta api di Jalan Muara Sungai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Selasa (11/8/2026) malam.

Korban yang sehari-hari bertugas menjaga pos di pinggir rel kereta api tanpa palang pintu itu, tewas setelah menghentikan pengendara karena kereta api hendak melintas.

Usaha korban menyelamatkan pengendara tersebut berhasil, nahas, dirinya yang justru tertabrak kereta api (KA).

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto SIk MTr Mil melalui Kapolsek Cambai, Iptu Haryoni Amin, S.H. membenarkan adanya kecelakaan di perlintasan rel tanpa palang pintu di wilayah hukum Polsek Cambai.

"Memang benar adanya peristiwa itu, korban berinisial TP (39) warga Dusun 5 Desa Muara Sungai," ungkap Haryoni kepada Tribunsumsel.com.

Baca juga: Penjambret Bidan di Prabumulih Roboh Ditembak Polisi, Tercatat Sudah 6 Kali Beraksi

Haryoni menjelaskan, korban merupakan petugas Linmas Desa Muara Sungai yang ikut membantu mengatur kendaraan di lokasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan berjaga di pos dekat rel.

"Tugas para Linmas ini sangat membantu pengendara saat melintas. Terkait kasus ini kami bersama jajaran langsung ke TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi," bebernya.

Kesaksian Pengendara

Sementara itu, kata Haryoni, berdasarkan keterangan seorang pengendara bernama Megi Saputra (29) menyebutkan, dirinya sebelum kejadian mendengar suara klakson kereta api dan ia melihat korban melambaikan tangan memberi tanda jangan melintas.

"Saksi yang melihat imbauan korban lalu menghentikan kendaraannya, kemudian kereta api sudah dekat dan korban sempat mundur," kata Kapolsek.

Namun tiba-tiba kereta api menghantam tubuh anggota Linmas tersebut dan membuatnya terpental ke samping.

Warga yang melihat itu kemudian memberikan pertolongan kepada korban dengan membawanya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Prabumulih.

"Namun setelah dibawa ke rumah sakit, korban mengembuskan napas terakhir atau meninggal dunia," kata Haryoni yang akrab disapa Regon itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.