Makna Filosofis Logo HUT ke- 74 Donggala: dari Jejak Budaya hingga Semangat Kejayaan
mahyuddin August 12, 2026 11:24 AM

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Kabupaten Donggala akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 pada 12 Agustus 2026.

Logo HUT Donggala tidak hanya menampilkan angka 74, tetapi juga memuat sejumlah filosofi yang menggambarkan identitas daerah, semangat pembangunan, budaya, hingga karakter geografis Donggala.

Angka 7 dan 4 dalam logo dirancang menyerupai jalinan pita atau ombak yang saling mengalir tanpa putus.

Bentuk tersebut melambangkan keberlanjutan pembangunan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta keharmonisan dalam keberagaman yang ada di Kabupaten Donggala.

Baca juga: TNI Sambut Positif Call Center 112 Donggala, Dinilai Permudah Penanganan Darurat Warga

Pada bagian kaki angka 7 terdapat kelopak Bunga Donggala.

Sementara itu, pada badan angka 7 dan 4 terdapat ornamen samar yang diambil dari motif Kain Tenun Buya Sabe atau kain tenun khas Donggala.

Penempatan kain tenun itu melambangkan akar budaya yang kuat, persatuan, keberagaman suku, dan gotong royong masyarakat Donggala dalam membangun daerah.

HUT Donggala tahun ini bertagline "Donggala Bangkit dan Berjaya" dengan tipografi kapital bergaya modern dan berwarna hitam.

Tipografi tersebut merepresentasikan ketegasan, transparansi, keseriusan, serta fondasi pemerintahan yang kuat dalam mewujudkan visi daerah.

Warna emas pada Bunga Donggala dan tulisan "Th" menjadi penanda bahwa usia ke-74 merupakan momentum penting bagi Kabupaten Donggala untuk merefleksikan berbagai pencapaian sekaligus mempercepat kemajuan daerah.

Dari sisi bentuk, logo memadukan garis melengkung dengan sudut diagonal yang mengarah ke kanan atas.

Arah tersebut menggambarkan semangat "bangkit", pertumbuhan positif, kemajuan ekonomi, serta tekad untuk terus bergerak menuju kejayaan.

Kelokan pada angka 7 dan 4 juga secara samar membentuk stilasi gelombang laut.

Elemen ini memperkuat karakter Donggala sebagai daerah pesisir yang memiliki sejarah kemaritiman, pelabuhan bersejarah, serta potensi wisata bahari seperti Tanjung Karang.

Warna biru tua dan biru muda menjadi warna dominan dalam logo. 

Warna biru merepresentasikan wilayah laut Donggala yang luas sekaligus menggambarkan kedamaian, ketenangan, dan stabilitas.

Baca juga: BPSDMD Sulteng Jadikan Donggala Lokasi Studi Lapangan PKA, Unggulkan Inovasi Daerah

Gradasi biru tua menuju biru muda juga dimaknai sebagai transformasi dari nilai-nilai sejarah yang kuat menuju masa depan yang lebih inovatif dan modern.

Sementara itu, warna emas melambangkan kejayaan, kemakmuran, kesuksesan, dan harapan menuju masa keemasan Kabupaten Donggala.

Warna tersebut sekaligus merepresentasikan kekayaan alam, keluhuran budaya, serta optimisme masyarakat dalam membangun daerah.

Adapun garis berwarna putih pada bagian tepi logo berfungsi mempertegas batas setiap elemen sehingga logo tetap terlihat jelas pada berbagai latar belakang dan ukuran.

Secara keseluruhan, logo HUT ke-74 Kabupaten Donggala menggambarkan semangat Donggala Bangkit dan Berjaya melalui perpaduan identitas budaya, karakter maritim, keberlanjutan pembangunan, serta optimisme menuju masa depan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.