SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (bacalon) Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031, Selasa (11/8/2026).
Sayuti mendaftar di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, Banda Aceh, dengan membawa dukungan dari 21 DPC Partai Demokrat se-Aceh. Dalam kesempatan itu, ia juga didampingi sejumlah ulama, di antaranya Teungku Haidar atau Tu Haidar Blang Bladeh dan Syeikh Razali Samuthi.
Berkas pendaftaran Sayuti diterima langsung jajaran Steering Committee (SC), yakni Dalimi, Zainal, Iqbal Farabi, dan Muhammad Rizki. Dalam sambutannya, Sayuti mengatakan pencalonannya sebagai Ketua DPD Demokrat Aceh merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membawa partai tersebut menjadi lebih maju dan lebih baik.
“Saya merasa sangat bangga hari ini hadir 21 DPC yang memberi dukungan kepada saya, ada yang hadir Ketua DPC langsung, dan ada juga yang diwakili oleh perwakilan DPC,” kata Sayuti.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal sekaligus momentum untuk bersama-sama membangun kembali kekuatan Partai Demokrat di Aceh. Ia optimistis dukungan dari 21 DPC dapat mengantarkan Demokrat kembali meraih kejayaan di Aceh.
“Dengan dukungan yang bisa dikatakan full ini, insya Allah kita akan membawa demokrat lebih berjaya, karena sebagaimana kita tahu bersama Demokrat dulu pernah sangat berjaya di Aceh,” ungkapnya.
Sayuti juga menegaskan dukungan yang dibawanya bukan hasil rekayasa. Hal itu dapat dilihat dari kehadiran para pengurus DPC saat dirinya mendaftarkan diri. “Dukungan yang saya bawa hari ini bukan rekayasa. Buktinya yang memberi dukungan ikut membersamai kita hari ini mendaftar,” tegasnya.
Target tambah kursi
Sayuti mengatakan, keputusannya maju sebagai bacalon Ketua DPD Demokrat Aceh juga didorong keinginan memberikan hasil terbaik bagi partai, terutama dalam meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.
Ia menilai Demokrat Aceh masih perlu memperkuat keterwakilannya di parlemen. Di tingkat pusat, misalnya, Demokrat Aceh saat ini baru memiliki satu wakil dari Dapil Aceh 1. Sementara di tingkat DPRA, jumlah kursi Demokrat turun menjadi tujuh dari sebelumnya 10 kursi.
“Jadi perintah pak Ketum AHY yang ada kekurangan tolong diisi, seluruh dapil malah harus bisa target 12 kursi DPRA. Begitu juga DPRK yang hari ini DPRK Demokrat 68 kursi, kita punya target sampai 80 kursi untuk DPRK ke depannya. Kalau kita bicara program itu panjang, tapi saya menjelaskan secara hasilnya aja yang ingin dicapai sebagai target ke depan,” jelasnya.
Untuk tingkat DPRK, Sayuti menargetkan jumlah kursi Demokrat meningkat dari 68 menjadi 80 kursi pada pemilu mendatang. Sementara untuk DPRA, ia memasang target 12 kursi.
Adapun 21 DPC yang memberikan dukungan kepada Sayuti terdiri atas DPC Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe, Bireuen, Kota Sabang, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Simeulue, Aceh Selatan, Pidie Jaya, Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya (Abdya), Nagan Raya, Aceh Utara, dan Subulussalam.
Pantauan Serambi di lokasi, para ketua DPC atau perwakilan masing-masing DPC yang hadir menyatakan dukungan kepada Sayuti tanpa unsur paksaan. Mereka juga memeriksa dan memastikan secara langsung surat dukungan yang diteken masing-masing DPC.
Sementara itu, SC Demokrat Aceh, Dalimi, mengatakan hingga Selasa (11/8/2026) sudah ada dua bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai bacalon Ketua DPD Demokrat Aceh. “Kemarin sahabah kita Nurdiansyah juga sudah mendaftar kemarin sore, jadi hingga hari ini sudah ada dua calon yang mendaftar,” kata Dalimi.(ra)