TRIBUNWOW.COM - Persijap Jepara dikabarkan mendekati Juan Cortes untuk menjadi pelatih di Super League Liga 1 musim 2026/2027.
Peluang Juan Cortes untuk menjadi pelatih Persijap Jepara sangat kuat, dikarenakan kini kursi pelatih telah kosong seusai perpisahan dengan Mario Lemos musim lalu.
Dilansir TribunWow.Com, kabar keterikatan Persijap Jepara terhadap Juan Cortes menarik perhatian publik, mengingat sang pelatih baru saja menuntaskan masa kariernya bersama Real Tomayapo.
Hal itu diungkapkan oleh akun perumoran Instagram @ngapakfotball, Selasa (11/8/2026).
"Persijap Jepara wangsitnya mendatangkan pelatih baru asal Spanyol berusia 42 tahun yaitu Juan Cortes son
Juan Cortes terakhir melatih klub Bolivia, C.D. San Antonio Bulo Bulo
Selamat datang di Persijap Jepara, semoga sukses coach," tulis pada unggahan @ngapakfootball.
Sepanjang kariernya, Cortés telah menukangi 174 pertandingan dengan catatan 64 kemenangan, 32 imbang, dan 78 kekalahan, setara persentase 37 persen menang, 18 persen seri, dan 45 persen kalah, dengan rata-rata 1,29 poin per laga.
Musim terbaiknya bersama Real Tomayapo di Bolivia mencatatkan rata-rata 1,36 poin per pertandingan dari total 14 laga.
Dilansir Diario AS mengatakan bahwa Cortés akan berangkat ke Jepara, Jawa Tengah, dalam beberapa jam mendatang ditemani oleh seorang pemain sepak bola Spanyol yang juga akan bergabung dengan klub tersebut.
Baca juga: Rekap Skuad Persijap Jepara untuk Super League 2026/2027: Daftar Pemain Bertahan dan yang Dilepas
Juan Cortes Dieguez lahir di Jaen, Spanyol, pada 5 November 1983 yang kini berusia 42 tahun.
Ia merupakan pelatih asal Spanyol yang memiliki pengalaman menangani klub di Eropa, Asia, Amerika Tengah, hingga Amerika Selatan.
Transfermarkt mencatat CortEs memiliki lisensi UEFA Pro dan menggunakan formasi 4-4-2 sebagai formasi favoritnya.
CortEs mulai menapaki karier kepelatihannya di Spanyol bersama Martos CD pada 2018.
Sebelumnya, ia juga tercatat memiliki pengalaman menangani tim junior Jaén serta klub-klub seperti Pattaya United di Thailand, Cinco Estrellas di Nikaragua, dan Olimpia de Itá di Paraguay.
Setelah Martos CD, ia melanjutkan karier ke El Salvador dengan menangani Independiente FC pada 2019 dan Once Deportivo pada 2019-2020.
Perjalanannya di El Salvador kemudian berlanjut bersama Alianza FC dan AD Isidro Metapán.
Setelah itu, Cortes menangani Managua FC di Nikaragua pada September 2021 hingga Mei 2022.
Ia kemudian melatih Santa Lucía Cotzumalguapa di Guatemala dan CD Platense Municipal Zacatecoluca di El Salvador.
Cortes juga mendapat kepercayaan menangani Timnas El Salvador U-20 pada 2024.
Pada periode yang sama, ia juga menjadi asisten pelatih timnas senior El Salvador di bawah David Doniga dan tercatat terlibat dalam 14 pertandingan.
Setelah meninggalkan Timnas El Salvador U-20, Cortés menangani Indigenas de Matagalpa FC di Nikaragua pada awal 2025.
Namun, masa baktinya berlangsung singkat dan berakhir pada Februari 2025.
Kariernya kemudian berlanjut ke Bolivia.
Cortés ditunjuk sebagai pelatih Real Tomayapo pada Oktober 2025 dan mencatat periode yang cukup menonjol.
Baca juga: Sosok Bek Timnas Ghana yang Semakin Dekat Gabung Persijap Jepara, Bukan Nama Sembarang
Dalam 14 pertandingan, ia meraih delapan kemenangan dan satu hasil imbang.
Catatan tersebut turut membawa Real Tomayapo tetap memiliki peluang mengejar tiket Copa Sudamericana hingga akhir kompetisi.
Setelah meninggalkan Real Tomayapo, Cortés melanjutkan kariernya di Asia dengan menangani CSKA Dushanbe di Tajikistan. Ia kemudian kembali ke Bolivia untuk menangani San Antonio Bulo Bulo sejak 16 Maret 2026.
FotMob mencatat Cortes sebagai pelatih San Antonio Bulo Bulo mulai Maret 2026.
Pada 10 Agustus 2026, AS melaporkan bahwa pelatih asal Jaén tersebut akan segera diumumkan sebagai pelatih baru Persijap Jepara di Indonesia.
musim demi tiket Copa Sudamericana 2026.
Ia juga tercatat menangani Timnas El Salvador U-20 selama 13 pertandingan dengan rata-rata 1,31 poin per laga.
Nama: Juan Cortes Dieguez
Kewarganegaraan: Spanyol
Tanggal lahir: 5 November 1983
Usia: 42 tahun
Formasi favorit: 4-4-2
Total pertandingan sebagai pelatih: 174 pertandingan
Persentase: 37 persen menang, 18 persen seri, 45 persen kalah
Rata-rata poin per pertandingan: 1,29
Baca juga: Persijap Jepara Kans Mengerikan Musim Depan: Pemain Label Timnas Ghana Semakin Dekat ke Bumi Kartini
(TribunWow.com/Peserta Magang dari UIN Surakarta/Adestya Sekar Salsabila)