Sarmuji Tanggapi Usulan Menteri Non Partai, Golkar Latar Belakang Tak Jamin Kualitas
Laksmi Anindita August 12, 2026 06:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Wacana agar Kabinet Merah Putih lebih banyak diisi tokoh profesional non-partai kembali menjadi perdebatan publik.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menilai tidak ada perbedaan mendasar antara menteri dari kalangan profesional dan kader partai politik.

Menurutnya, profesionalisme seseorang ditentukan oleh kapabilitas dan rekam jejak, bukan latar belakang organisasinya.

"Urusan latar belakangnya itu sama saja. Latar belakang dia di politik atau di tempat lain itu sebenarnya sama saja," ujar Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Baca juga: Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke 81 RI

Ia menegaskan berada di luar partai politik tidak otomatis menjamin seseorang akan berhasil memimpin kementerian.

Sebaliknya, kader partai politik juga banyak yang memiliki kemampuan profesional untuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan.

"Latar belakang tidak menjamin kualitas seseorang, keprofesionalan seseorang," tegasnya.

Karena itu, Sarmuji meminta publik tidak terjebak dalam perdebatan soal asal-usul calon menteri.

Golkar, kata dia, percaya Presiden Prabowo akan memilih figur yang profesional dan kompeten berdasarkan hak prerogatifnya.

Pernyataan tersebut menanggapi usulan PKS melalui Ketua Bappilu Mardani Ali Sera yang mendorong lebih banyak tokoh non-partai atau zaken cabinet masuk dalam susunan kabinet.

Baca juga: Wawali Kota Bogor Respons Tukang Cukur Tolak Pasang Bendera Merah Putih

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.