UPY Tuan Rumah Grand Final WISEC-SINEC 2026, Diikuti Ratusan Peserta dari Tiga Negara
Muhammad Fatoni August 12, 2026 08:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan tim dari berbagai institusi turut andil dalam kompetisi World Innovation for Sustainability Essay Competition (WISEC) dan 2nd Sustainable Innovation National Essay Competition (SINEC) 2026.

Dalam perhelatan itu, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menunjukkan komitmennya dalam mendukung budaya riset dan inovasi generasi muda dengan menjadi tuan rumah Grand Final WISEC dan 2nd SINEC 2026, beberapa waktu lalu.

Kompetisi esai ilmiah tingkat nasional dan internasional yang diselenggarakan oleh Cakap Riset ini mengusung tema besar 'From Local Ideas to Global Impact: Empowering Youth as Innovation Catalysts for a Sustainable Future'. 

Tema tersebut menegaskan pentingnya mendorong gagasan-gagasan inovatif dari lingkungan lokal agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

"Rangkaian grand final dilaksanakan di Auditorium Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dan Kampus 2 Universitas PGRI Yogyakarta," ujar Wakil Rektor 3 UPY Assoc Prof Dr Septian Aji Permana, Rabu (12/8/2026).

Dia mengatakan, kegiatan ini menghadirkan antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta dua negara sahabat, Pakistan dan Nigeria.

Secara keseluruhan, kompetisi diikuti oleh 107 tim dari 59 institusi, yang terdiri atas 16 sekolah dan 43 perguruan tinggi. 

Kehadiran peserta lintas jenjang pendidikan, mulai dari siswa SMP, SMA, hingga mahasiswa S1, menjadikan WISEC dan SINEC 2026 sebagai ruang pertemuan ide, kreativitas, dan semangat kolaborasi generasi muda dari tiga negara.

Bangun Budaya Literasi, Riset dan Inovasi 

Penyelenggaraan WISEC dan SINEC bertujuan membangun budaya literasi, riset, dan inovasi melalui kompetisi ilmiah yang berkualitas. 

"Melalui ajang ini, peserta didorong untuk berpikir kritis, analitis, kreatif, dan berbasis bukti dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ungkapnya.

Selain mengasah kemampuan menyusun karya ilmiah dan melakukan penelitian, peserta juga memperoleh pengalaman dalam mengembangkan solusi inovatif serta mengkomunikasikan gagasan secara sistematis dan ilmiah. 

Septian menambahkan, kompetisi ini sekaligus menjadi wadah untuk memperluas jejaring, bertukar ide, dan menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Baca juga: Dukung Mobilitas Bersih di Lingkungan Kampus, UNY Operasikan Bus Listrik VKTR Buatan Dalam Negeri

Rangkaian grand final dirancang secara komprehensif agar memberikan pengalaman akademik yang utuh bagi para finalis. 

Kegiatan diawali dengan Poster Exhibition, di mana peserta mempresentasikan karya ilmiahnya di hadapan dewan juri. 

Sesi ini dilanjutkan dengan tanya jawab (Q&A) untuk menguji pemahaman, orisinalitas, serta kedalaman analisis penelitian yang telah dilakukan.

Setelah itu, para finalis mengikuti presentasi PowerPoint untuk memaparkan gagasan dan solusi inovatif secara lebih mendalam. 

Seminar Ilmiah

Tidak hanya berfokus pada kompetisi, peserta juga mengikuti seminar ilmiah bersama narasumber inspiratif, sesi networking antarpeserta, serta Awarding Ceremony sebagai bentuk apresiasi atas karya dan prestasi para finalis.

"Suasana kegiatan berlangsung kompetitif namun tetap hangat dan kolaboratif. Para peserta tidak hanya bersaing untuk meraih penghargaan, tetapi juga saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperluas wawasan mengenai isu-isu pembangunan berkelanjutan," imbuhnya.

Sebagai tuan rumah, lanjut Septian, Universitas PGRI Yogyakarta memandang penyelenggaraan WISEC dan SINEC 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi di lingkungan pendidikan. 

Kehadiran peserta dari berbagai institusi dan negara diharapkan mampu memperkaya perspektif serta membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas di masa mendatang. 

Melalui kegiatan ini, UPY berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan intelektual, kepedulian terhadap isu keberlanjutan, serta keberanian untuk mengubah gagasan lokal menjadi solusi yang berdampak global. 

"Dengan semangat tersebut, WISEC dan SINEC 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam menyiapkan inovator muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan dunia," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.