Bupati Hamenang Ungkap Potensi Daerah di Forum Indonesia-China, Peluang Kerja Sama Internasional
Delta Lidina August 12, 2026 09:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Kabupaten Klaten terus membuka peluang kerja sama internasional untuk memperkuat investasi dan perekonomian daerah.

Upaya tersebut dilakukan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melalui forum China-Indonesia Dialogue on Local Government Cooperation yang digelar di Yogyakarta City Hall, Selasa (11/8/2026).

Forum ini mempertemukan perwakilan 10 pemerintah daerah dari Tiongkok dan 10 pemerintah daerah dari Indonesia untuk membahas peluang kerja sama antardaerah.

Dalam forum tersebut, Kabupaten Klaten mendapat kesempatan mempresentasikan berbagai potensi unggulan daerah di hadapan para delegasi.

Mulai dari sektor pertanian, pariwisata, hingga industri, seluruh potensi tersebut ditawarkan sebagai peluang kerja sama dan investasi.

Bupati Hamenang mengatakan, presentasi Klaten mendapat respons positif dari sejumlah delegasi pemerintah daerah asal Tiongkok.

Bahkan, beberapa delegasi langsung berdiskusi lebih lanjut setelah sesi presentasi berakhir.

"Responsnya sangat baik. Setelah sesi presentasi selesai, beberapa perwakilan pemerintah daerah dari China langsung menemui kami untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai peluang kerja sama," paparnya. 

KLATEN KERJA SAMA INTERNASIONAL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memaparkan potensi Kabupaten Klaten dalam forum kerja sama pemerintah daerah Indonesia dan Tiongkok. Sektor pertanian, pariwisata, industri, hingga peluang investasi menjadi bagian dari potensi yang ditawarkan.
KLATEN KERJA SAMA INTERNASIONAL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memaparkan potensi Kabupaten Klaten dalam forum kerja sama pemerintah daerah Indonesia dan Tiongkok. Sektor pertanian, pariwisata, industri, hingga peluang investasi menjadi bagian dari potensi yang ditawarkan. (TribunSolo/Prokopim Setda Klaten)

Menurut Hamenang, forum internasional menjadi momentum strategis bagi daerah untuk tidak hanya mengandalkan transfer dari pemerintah pusat.

Pemerintah daerah dituntut semakin kreatif menggali potensi, membangun kolaborasi, sekaligus membuka sumber investasi baru.

"Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan dana transfer dari pusat. Kuncinya adalah memaksimalkan potensi daerah melalui kolaborasi dan kerja sama," tegasnya. 

Baca juga: Bupati Hamenang Pantau Progres Rehabilitasi RTLH Desa Sajen Trucuk

"Forum ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempertemukan kami dengan pemerintah daerah di China sehingga ke depan dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan," katanya.

Sektor pariwisata menjadi salah satu potensi yang ditawarkan Klaten.

Kabupaten Klaten memiliki beragam destinasi, mulai dari kawasan candi, ribuan sumber mata air atau umbul, ekowisata lereng Merapi, hingga Rowo Jombor.

Pemerintah daerah juga terus memperkuat branding Klaten sebagai destinasi sport tourism dan wellness tourism.

KLATEN KERJA SAMA INTERNASIONAL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memaparkan potensi Kabupaten Klaten dalam forum kerja sama pemerintah daerah Indonesia dan Tiongkok. Sektor pertanian, pariwisata, industri, hingga peluang investasi menjadi bagian dari potensi yang ditawarkan. (TribunSolo/Prokopim Setda Klaten)
KLATEN KERJA SAMA INTERNASIONAL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memaparkan potensi Kabupaten Klaten dalam forum kerja sama pemerintah daerah Indonesia dan Tiongkok. Sektor pertanian, pariwisata, industri, hingga peluang investasi menjadi bagian dari potensi yang ditawarkan. (TribunSolo/Prokopim Setda Klaten) (TribunSolo/Prokopim Setda Klaten)

Jumlah kunjungan wisatawan disebut telah mencapai sekitar 7,5 juta kunjungan dan menunjukkan tren peningkatan.

Namun, pemerintah masih melihat adanya tantangan, terutama rata-rata lama tinggal wisatawan yang relatif rendah.

Karena itu, peluang investasi juga diarahkan pada pembangunan fasilitas pendukung pariwisata, seperti hotel, pusat oleh-oleh berskala besar, hingga transportasi publik yang terintegrasi.

"Kami berharap investor dapat melihat peluang ini. Dengan bertambahnya fasilitas pendukung, wisatawan bisa tinggal lebih lama di Klaten sehingga perputaran ekonomi masyarakat juga semakin meningkat," jelasnya.

Harapannya, wisatawan tidak hanya datang dan berkunjung, tetapi juga tinggal lebih lama sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Selain pariwisata, potensi pertanian dan industri juga menjadi bagian dari materi yang dipresentasikan dalam forum.

Pemerintah Kabupaten Klaten berharap komunikasi yang terbangun dengan pemerintah daerah dan mitra dari Tiongkok dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang konkret.

Kerja sama internasional diharapkan tidak berhenti pada forum dan pertukaran informasi, tetapi mampu menghadirkan investasi, membuka lapangan kerja, memperkuat perekonomian daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.