Harianti Mokoginta, Korban Meninggal Tragedi Drag Race di Kotamobagu Ternyata Hamil 3 Bulan
Gryfid Talumedun August 12, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Tatapan Risdianto Mokoginta tampak kosong saat disambangi Tribunmanado.co id, Rabu 12 Agustus 2026 di rumahnya desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolmong. 

Ayah dua orang anak ini terus memandangi pintu rumahnya seakan menanti kepulangan sang istri yang jadi korban drag race maut di Kotamobagu. 

Sang istri diketahui bernama Harianti Mokoginta.

Pada sore itu, ia pergi menonton dengan tetangganya. 

Baca juga: Lolos dari Maut Drag Race Kotamobagu, Bocah 3 Tahun Ditemukan di Selokan Tepat di Bawah Mobil Balap

Risdianto juga ikut, namun keduanya terpisah saat di TKP. 

Sang istri ternyata ingin menonton balapan dari jarak lebih dekat. 

Naas, keputusan tersebut membuat istrinya ikut tersambar mobil balap. 

DUKA MENDALAM - Risdianto, suami dari Harianti Mokoginta korban drag race maut di Kotamobagu yang sedang hamil tiga bulan.
DUKA MENDALAM - Risdianto, suami dari Harianti Mokoginta korban drag race maut di Kotamobagu yang sedang hamil tiga bulan. (Tribun Manado/Nielton Durado)

Ia sempat pulang ke rumahnya, kemudian menuju rumah sakit. 

Hatinya kian hancur ketika melihat istri sudah tak lagi bernyawa. 

"Pikiran saya kosong seketika," bebernya. 

"Saya tak tahu mau jawab apa ke anak-anak nanti," kata dia. 

Kehilangan Harianti Mokoginta bukanlah satu-satunya pukulan terberat bagi Risdianto. 

Pasalnya, saat mengalami kecelakaan istrinya sedang mengandung tiga bulan. 

Hal itu dibeberkan oleh salah satu keluarga Risdianto. 

"Istrinya lagi hamil. Jadi dia memang sangat terpukul dengan kejadian ini," ucap Murdani. 

Ia mengaku saat ini, Risdianto tinggal bersama dua anaknya yang masih sangat kecil. 

"Tinggal dia dan dua anaknya lagi. Mereka memang sedang membangun," ucap dia. 

Korban Meninggal Dunia

Berikut daftar korban meninggal dunia di dua rumah sakit Kota Kotamobagu:

1. Di RS. Monompia:

- Harianti mokoginta, bilalang 3 Utara (MD)

- ⁠Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk (MD) .

- ⁠Ali Jojang, bilalang 4 (MD) .

2. Di Rs. Pobundayan:

- Lisma Mokoginta, Bilalang Utara (MD) .

- Ali Ponamon, Pontodon Induk (MD)

- Risna Longkun, Bilalang Baru (MD)

- Biyo Mokoagow, Bilalang 3 (MD)

- Rugaina Menangis, Bilalang IV (MD)

Korban Luka

Dirawat di RSU Monompia, Kabupaten Bolaang Mongondow:

  1. Murdani Pobela — Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).

  2. Muxin Dondo — Pontodon Timur, Kota Kotamobagu (luka berat).

  3. Arhan Mokoginta — Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).

  4. Rapiska Mokodongan — Genggulang (luka berat).

  5. Enjelia Lito — Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).

  6. Prasetio Mokodongan — Pontodon, Kota Kotamobagu (luka ringan).

Dirujuk ke RSUD Kandou Manado:

  1. Nur Almira Pobela — Perempuan, Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)

  2. Hadi Toisi — Pangian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)

  3. Rina Longkun — Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)

Kronologi Kejadian

Insiden maut tersebut terjadi pada drag bike yang berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

Berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara. 

Kejadian Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA. 

Turnamen ini tercatat diikuti 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil.

Sementara mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.

Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap. 

Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.

Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.

Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.

Pasca-insiden, pelaksanaan drag race di lokasi tersebut dihentikan. 

Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

Polisi juga sudah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat tragedi drag race. 

Mobil milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian Ngantung itu kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.

Ketua panitia drag race Lucky Sugeha sempat terlihat mendatangi para korban di RS. 

Lucky Sugeha menegaskan siap bertanggungjawab atas musibah itu. 

Ia juga akan menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban di rumah sakit.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.