BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Warga Jalan Ahmad Yani Kilometer 21, Kecamatan Lianganggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan dibuat geger dengan temuan seorang pria tergeletak tidak bernyawa, Rabu (13/8/2026) sore.
Mayat yang ditemukan di area belakang Masjid Jami Sulaiman sekitar pukul 17.00 Wita tersebut belakangan diketahui warga pendatang yang belum diketahui pihak keluarganya.
Setelah temuan itu, petugas dari Inafis Polres Banjarbaru dan Polsek Lianganggang langsung ke TKP untuk melakukan Olah TKP dan pemeriksaan awal.
Setalah itu, mayat pria tersebut dievakuasi oleh relawan ke ruang pemulasaran jenazah Rumah Sakit Idaman Banjarbaru.
Baca juga: Warga Semula Mengira Karung Sampah, Ternyata Berisikan Mayat yang Sudah Membusuk
Kapolsek Lianganggang, Kompol Heru Setiawan, mengatakan berdasarkan kartu identitas yang ditemukan di TKP, pria tersebut bernama Nuriyadi Supriatno (46) warga Jalam Sudirman, Samarinda, Kalimantan Timur.
Dari keterangan warga setempat, Nuryadi disebut sudah tiga hari tidur di masjid Jami Sulaiman dekat ia ditemukan meninggal.
Polisi menduga, warga pendatang ini meninggal dikarenakan sakit. Hal itu diperkuat pleh keteranagn saktsi yang sempat melihat Nuryadi sebelum ia ditemukan meninggal serta tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuhnya.
“Ada dua saksi yang sempat melihat ketika korban jatuh. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban saat dilakukan olah TKP," kata Kompol Heru.
Baca juga: Penemuan Mayat Bayi di HSU, Plasenta Masih Menempel, Diperkirakan Sudah Meninggal 2 hingga 5 Hari
Kepolisian juga menghadapi kendala dalam melakukan pelacakan keluarga Nuryadi karena ia membawa dokumen identitas orang lain. Selain itu, informasi lapangan menunjukkan domisili asal korban berada di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Saat ini, Polsek Liang Anggang juga mendalami temuan identitas tersebut dan berkoordinasi dengan kepolisian di Jawa Tengah guna melacak keberadaan keluarga korban.
"Kami sudah mencoba berkoordinasi dengan polsek setempat. Hubungan komunikasi sudah tersambung dan mudah-mudahan informasi ini bisa segera sampai ke pihak keluarganya," katanya.(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)