Panjat Pinang Massal 31 Batang di Tanjab Barat, Penggerak Ekonomi UMKM
asto s August 13, 2026 11:49 AM

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlangsung semarak di Halaman Kantor Pelayanan Publik Tanjab Barat, Rabu (12/8/2026).

Ajang pesta rakyat berupa perlombaan panjat pinang massal tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat. Gelak tawa, sorak-sorai penonton, hingga adu strategi para peserta mewarnai kemeriahan acara sejak pagi.

Sebanyak 31 batang pinang berlumur pelicin berdiri kokoh menantang kekompakan puluhan tim. Selain memperebutkan aneka barang di puncak pinang, panitia juga menyiapkan insentif uang tunai Rp500 ribu untuk setiap batang yang berhasil ditaklukkan.

Ketua Panitia Lomba, M Haviz, menyampaikan bahwa penyediaan 31 batang pinang ini dirancang khusus untuk memperluas jangkauan pesta rakyat bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Tahun ini kami menyiapkan 31 batang pinang beserta bonus uang tunai Rp500.000 di setiap batangnya. Ini adalah persembahan untuk seluruh masyarakat Tanjab Barat," kata Haviz.

Filosofi Gotong Royong dan Spirit BERKAH Madani
Di balik riuhnya suasana pesta rakyat, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa panjat pinang bukan sekadar ajang hiburan musiman. Batang pinang yang licin mengandung nilai filosofis mendalam tentang esensi perjuangan dan gotong royong.

"Panjat pinang ini bukan sekadar tontonan menghibur. Untuk mencapai puncak, tidak ada orang yang bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan kerja sama tim, kesediaan untuk saling menopang dari bawah, rasa percaya, dan pantang menyerah meski berkali-kali jatuh," ujar Anwar Sadat di hadapan warga.

Ia menambahkan, spirit kebersamaan dalam olahraga tradisional ini selaras dengan tema Hari Jadi Tanjab Barat tahun ini, yakni “Bersatu Wujudkan BERKAH Madani”. Persatuan masyarakat menjadi fondasi utama membawa Tanjab Barat menjadi daerah yang maju, religius, harmonis, dan mandiri.

Dampak Ganda (Multiplier Effect) Bagi UMKM Lokal
Lautan warga yang memadati kawasan Kantor Pelayanan Publik juga menjadi berkah tersendiri bagi perekonomian lokal. Momen ini dimanfaatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kuala Tungkal untuk menjajakan produk kuliner dan kerajinan.

Anwar Sadat mengapresiasi efek ganda ekonomi (multiplier effect) dari perhelatan budaya ini.

"Kerumunan antusias warga hari ini adalah peluang emas bagi saudara-saudara kita pelaku UMKM di Kuala Tungkal untuk menggenjot penjualan. Semoga pesta rakyat ini senantiasa menjadi penggerak roda ekonomi kerakyatan," pungkasnya.

Usai seremoni pembukaan, perlombaan berlangsung sengit. Para peserta bahu-membahu membentuk formasi menara manusia diiringi riuh tepuk tangan penonton yang memadati arena.

Turut hadir menyaksikan kemeriahan tersebut Wakil Bupati Tanjab Barat Katamso, jajaran unsur Forkopimda, para Pejabat Tinggi Pratama, Ketua KONI, serta Ketua DWP Tanjab Barat. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Kecewa PAD 2026 Tidak Naik, Ketua Komisi II DPRD Sungai Penuh Kabarnya Mundur

 

Baca juga: Komplotan Curanmor di Merangin Beraksi di 6 TKP dan Curi 7 Motor

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.