Staf Khusus Menag Sampaikan Gagasan Prabowo: Investasi Terbaik untuk Masa Depan Adalah Pendidikan
Erik S August 13, 2026 02:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi harus ditopang oleh investasi yang serius pada sumber daya manusia (SDM).

Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam menentukan kemajuan Indonesia di masa depan.

Hal itu disampaikan Gugun dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda XXIX Program Sarjana Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026).

Gugun menyampaikan bahwa gagasan Presiden Prabowo Subianto tentang pembangunan SDM perlu diterjemahkan secara konkret melalui penguatan ekosistem pendidikan.

Pendidikan, kata dia, bukan sekadar proses memperoleh ijazah, tetapi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan mampu menghadapi perubahan zaman.

“Kalau kita ingin melihat Indonesia maju di masa depan, investasi terbaiknya adalah investasi pada manusia. Presiden Prabowo membuat sekolah Garuda dan sekolah rakyat. Termasuk Presiden Prabowo membuat kampus Universitas Republik Indonesia. Ini bukti prioritas pembangunan Indonesia adalah pendidikan berkualitas. Karena itu, mahasiswa hari ini bukan hanya penerima manfaat pendidikan, tetapi bagian dari investasi bangsa untuk masa depan,” ujar Gugun.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai salah satu aktor penting dalam pembangunan bangsa. Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga harus menjadi ruang untuk membangun karakter, memperkuat daya kritis, mengembangkan kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

“Kampus harus menjadi ruang yang melahirkan manusia yang tidak hanya pintar, tetapi juga punya karakter, punya kepedulian, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Di situlah pendidikan menjadi kekuatan pembangunan,” katanya.

Baca juga: Hadiri Wisuda IPDN, Mendagri Tekankan ASN harus Mampu Beradaptasi dan Layani Masyarakat yang Beragam

Gugun juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang pesantren. Menurutnya, tradisi keilmuan pesantren merupakan kekuatan penting Indonesia yang perlu terus dikembangkan agar mampu beradaptasi dengan tantangan masa depan.

Kementerian Agama, lanjut Gugun, terus mendorong agar mahasiswa dan santri memiliki kesempatan yang lebih luas mengembangkan kapasitas akademik, keterampilan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Santri dan mahasiswa dari lingkungan pesantren harus percaya diri. Mereka punya modal keilmuan, tradisi, dan karakter yang kuat. Tinggal bagaimana modal itu dikembangkan agar bisa menjawab kebutuhan zaman dan memberikan kontribusi lebih luas bagi Indonesia.”

Dalam kesempatan tersebut, Gugun juga berharap para wisudawan IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur dapat menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Indonesia membutuhkan orang-orang terdidik yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga mau mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Itulah makna pendidikan sebagai investasi masa depan,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.