Pengangguran di Barru Turun Jadi 5,07 Persen, Lulusan SMA Dominasi
Ansar August 13, 2026 05:09 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mencatatkan penurunan signifikan pada tahun 2025.

Angka pengangguran berhasil ditekan hingga menyentuh 5,07 persen, membaik dibandingkan tahun sebelumnya,  sempat melonjak.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Barru di Kabupaten Barru Dalam Angka 2026, tren TPT Barru selama lima tahun terakhir menunjukkan dinamika fluktuatif.

Pada 2021 pengangguran berada di 5.275 atau 6,74 persen.

Pada 2022 pengangguran berada di 4.495 atau 5,32 persen.

Pada 2023 pengangguran berada di 5.308 atau 5,89 persen.

Pada 2024 pengangguran berada di 5.563 atau 6,42 persen.

Pada 2025 pengangguran berada di 4.780 atau 5,07 persen.

Sementara angkatan kerja Kabupaten Barru pada tahun 2025 yang mencapai 94.262 orang.

Sebanyak 89.482 orang tercatat telah bekerja. 

Dan jumlah masyarakat yang masih menganggur 4.780 orang.

Dari total 4.780 warga yang belum memiliki pekerjaan, kelompok lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi penyumbang terbanyak.

Adapun rincian tingkat pendidikan warga yang masih menganggur di Barru yaitu tamatan SMA 2.137 orang.

Lalu tamatan Perguruan Tinggi (PT) 1.078 orang.

Sementara tamatan SMP 799 orang.

Jurus Disperindagnaker Barru Tekan Pengangguran

Guna mengikis angka pengangguran tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (Disperindagaker) Kabupaten Barru menyiapkan berbagai program strategis.

Selain gencar melakukan sosialisasi, Disperindagnaker Kabupaten Barru memfasilitasi penyaluran tenaga kerja ke luar negeri, termasuk membuka program pelatihan khusus bagi warga yang ingin bekerja ke Jepang.

Tak hanya itu, Disperindagnaker juga menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep untuk menggelar program Tailor Made Training (TMT).

BPVP adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Sedangkan Tailor Made Training (TMT) merupakan program pelatihan vokasi dari Kemnaker RI yang materinya dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan nyata di tingkat desa, kelurahan, maupun kawasan tertentu.

Program TMT bulan Agustus ini akan dilaksanakan di Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru.

Menurut kepala Disperindagnaker, Syamsir sudah ada 12 desa di Kabupaten Barru yang mengajukan TMT.

“Ada 12 desa yang mengajukan,” ujar lulusan tahun 1999 Politik Pemerintahan Universitas Hasanuddin itu kepada Tribun-Timur.com, Kamis (13/8/2026) via whatsapp.

Sediakan Program Pelatihan Kerja

Selain itu, Disperindagnaker Barru juga bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menyiapkan 4 jenis keahlian utama untuk membekali calon tenaga kerja.

Diantaranya tata rias yang telah selesai dilaksanakan.

Kemudian pelatihan menjahit yang saat ini sedang berlangsung.

Lalu pelatihan teknik Las dan otomotif yang belum dilaksanakan.

Semua langkah-langkah ini diharapkan mampu mendongkrak keterampilan tenaga kerja lokal sehingga lulusan sekolah maupun perguruan tinggi di Kabupaten Barru dapat terserap maksimal di dunia kerja. (*)

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.