Jembatan Merah Putih Presisi di Kumpeh Muaro Jambi Diresmikan Serentak Presiden
asto s August 13, 2026 08:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Warga Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, kini memiliki akses penyeberangan baru yang representatif. Jembatan Merah Putih Presisi di desa tersebut resmi diresmikan oleh Irjen Pol Krisno H Siregar didampingi Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, Kamis (13/8/2026).

Peresmian jembatan ini merupakan bagian dari peresmian serentak secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bukti komitmen sinergi TNI-Polri dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah terisolir.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin, Wakil Gubernur Jambi H Abdullah Sani, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, serta Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta.

Atasi Hambatan Ekonomi Warga dan Akses Anak Sekolah

Kapolda Jambi menegaskan, keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Betung bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol hadirnya negara di tengah kebutuhan dasar masyarakat.

Selama ini, keterbatasan sarana penyeberangan di wilayah tersebut menjadi kendala utama dalam mengangkut hasil pertanian warga serta menghambat mobilitas anak-anak saat menuju sekolah.

"Kehadiran jembatan ini menjawab kesulitan masyarakat selama ini. Oleh karena itu, kita berharap agar jembatan ini dijaga dan dirawat bersama-sama agar usia pakainya awet," imbau Kapolda.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah berharap infrastruktur ini dapat memacu roda perekonomian lokal dan memperlancar aktivitas harian warga.

"Semoga jembatan ini membawa manfaat besar bagi transportasi masyarakat, baik untuk mengangkut hasil kebun, berangkat kerja, maupun akses anak sekolah. Mari kita rawat bersama," ujar Kapolres.

Program Swadaya Polri Hubungkan 1.314 Desa

Secara nasional, Polri mencatatkan pencapaian signifikan dengan berhasil membangun dan merevitalisasi sebanyak 895 jembatan secara swadaya yang tersebar di 30 Kepolisian Daerah (Polda) seluruh Indonesia.

Total panjang jembatan yang dibangun berbasis swadaya masyarakat dan kemitraan ini mencapai 19,2 kilometer.

Infrastruktur penyeberangan tersebut kini secara efektif menghubungkan 1.314 desa yang sebelumnya terisolasi, serta memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup sekitar 2 juta jiwa di berbagai pelosok Tanah Air. (Tribun Jambi/Muzakkir)

Baca juga: Detik-detik Peserta Lomba Panjat Pinang di Tanjab Barat Jatuh dari Puncak, Panitia Tanggung Biaya

Baca juga: Daftar 50 Calon Paskibraka Kota Jambi 2026, Nama dan Asal Sekolah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.