WJNC 2026 Tampil Beda: Usung Tema 'Gana Kalajaya', Bergulir di Sepanjang Malioboro 
Joko Widiyarso August 13, 2026 08:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah tahun lalu sempat absen, agenda tahunan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC), dipastikan kembali hadir memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta pada Oktober 2026 mendatang.

​Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang berpusat di kawasan Tugu Pal Putih, WJNC 2026 bakal tampil dengan kemasan baru yang lebih segar, inklusif, dan megah.

Mengusung tema "Gana Kalajaya", lokasi puncak WJNC 2026 pun dialihkan menyusuri sepanjang Jalan Malioboro dan berakhir di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

​Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati, mengungkapkan bahwa WJNC tahun ini dipoles dengan konsep yang jauh lebih panjang dan bervariasi. 

Jika sebelumnya WJNC hanya digelar satu hari tepat pada puncak HUT Kota Yogyakarta tanggal 7 Oktober, kini event dirangkai dalam ajang WJNC Festival yang berlangsung sepekan penuh, pada 1 - 7 Oktober 2026.

​"Selama 10 tahun, WJNC memang jadi puncak HUT Kota Yogyakarta. Nah, di 2026 ini, WJNC dikembangkan menjadi festival. Rangkaiannya beragam, mulai dari sport tourism, pameran UMKM, hingga pentas musik dan seni budaya," ujarnya, Kamis (13/8/26).

​Daning menjelaskan, puncak acara pada 7 Oktober akan dimeriahkan kirab budaya, serta pertunjukan street art yang disuguhkan perwakilan 14 kemantren di Kota Yogyakarta, mengusung tema lokalitas daerahnya. 

Selain itu, panggung WJNC 2026 dipastikan semakin bergengsi, karena bakal dimeriahkan oleh perwakilan dari beberapa negara sahabat, dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI.

​Melalui kemasan anyar dan durasi pelaksanaan yang lebih panjang, Pemkot Yogyakarta pun membidik peningkatan pergerakan wisatawan secara signifikan.

​"Target kami menyerap sekitar 10.000 wisatawan. Tapi, yang penting WJNC harus berdampak memperpanjang lama tinggal, meningkatkan belanja wisatawan, dan menggerakkan ekonomi warga lokal. Jangan sampai masyarakat Kota Yogya hanya jadi penonton di rumahnya sendiri," tegasnya.

Di tengah keterbatasan anggaran

​Sementara, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan, Pemkot mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menyokong seluruh rangkaian HUT ke-270 yang berlangsung sepanjang Oktober

​Meski di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemkot menggandeng mitra BUMD, BUMN, Kadin DIY, Kadin Kota Yogyakarta, hingga PT KAI untuk berpartisipasi aktif.

​"Kami mengajak seluruh stakeholder berkolaborasi. Alhamdulillah tanggapannya sangat positif. Selama satu bulan penuh di bulan Oktober, berbagai kegiatan menarik sudah disiapkan," paparnya.

​Tak hanya event budaya dan olahraga, PT KAI juga turut memberikan dukungan dengan menayangkan video teaser promosi di dalam gerbong kereta api, hingga rencana merias badan kereta dengan logo resmi HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

​Sebagai kejutan bagi masyarakat dan wisatawan, Pemkot bersama para pelaku usaha juga menyiapkan berbagai penawaran diskon khusus selama Oktober nanti.

​"Harapan kami, selama Oktober ini perekonomian Kota Yogya benar-benar bangkit dan bergerak cepat. Soal angka target secara keseluruhan masih terus kami konsolidasikan bersama tim. Yang jelas, kita tidak mau muluk-muluk, yang penting kegiatannya konkret dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat," pungkas Wawan. (aka)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.