Gaza Kembali Membara: Israel Rusak Kesepakatan Damai, Pakai Dalih Ancaman "Buru Komandan Hamas"
Tribun-video August 13, 2026 08:42 PM

Suasana di Jalur Gaza kembali membara setelah militer Israel melancarkan serangan udara terbaru pada Kamis (13/8/2026).

Aksi sepihak tersebut dinilai merusak kesepakatan damai serta gencatan senjata yang saat ini masih didukung oleh Amerika Serikat.

Mengutip Tribunnews pada (13/8), Israel berkilah bahwa serangan udara itu dilakukan dengan dalih memburu seorang komandan Hamas yang dituduh merencanakan ancaman.

Klaim propaganda Israel menyatakan bahwa penyerangan dilakukan demi melindungi keselamatan personel militernya di Gaza utara.

Namun, klaim ancaman dari komandan Hamas tersebut langsung terbantahkan oleh fakta dan kesaksian di lapangan.

Petugas medis serta saksi mata Palestina mengungkapkan bahwa rudal Israel justru menghantam seorang pria tak bersenjata yang sedang menaiki becak.

Insiden tragis di kawasan Beit Lahiya tersebut memperlihatkan bagaimana dalih 'buru Hamas' kerap dijadikan alasan untuk menyerang warga sipil.

Tindakan provokatif ini menjadi serangan udara pertama Israel dalam kurun waktu lebih dari sepekan terakhir.

Pelanggaran kesepakatan oleh Israel ini kian menambah panjang daftar korban di pihak Palestina selama masa gencatan senjata.

Otoritas Palestina mencatat lebih dari 1.250 warga telah gugur akibat aksi militer Israel sejak kesepakatan damai mulai diberlakukan.

Rekam jejak tersebut membuktikan bahwa Israel terus-menerus merusak proses diplomasi permanen yang sedang diupayakan dunia internasional.

Di sisi lain, warga Palestina harus terus hidup dalam bayang-bayang ketakutan akibat rentannya pelanggaran gencatan senjata oleh militer Israel.

Apabila aksi sepihak berkedok pemburuan komandan Hamas ini terus berlanjut, kesepakatan damai di Gaza dipastikan akan runtuh sepenuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.