Debut di Kejuaraan Dunia, Thalita Ramadhani Siap Cari Pengalaman dari An Se-young
Hasiolan Eko P Gultom August 13, 2026 10:38 PM

Debut di Kejuaraan Dunia, Thalita Ramadhani Siap Cari Pengalaman dari An Se-young

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usianya baru 18 tahun, tetapi Thalita Ramadhani Wiryawan sudah mendapat kesempatan tampil di panggung terbesar bulu tangkis dunia.

Tunggal putri Indonesia itu akan menjalani debut pada Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, 17-23 Agustus.

Bagi Thalita, kesempatan tersebut menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya.

Ia mengaku tidak menyangka bisa mendapat kesempatan tampil di Kejuaraan Dunia pada tahun ini.

Persiapan pun telah dilakukan jauh-jauh hari.

Selain meningkatkan aspek teknik, Thalita berusaha memperkuat kesiapan mental agar mampu bertahan dalam pertandingan dengan tekanan besar.

“Pastinya sangat bersyukur bisa debut pada kejuaraan dunia. Persiapan sudah dilakukan jauh hari. Lebih mematangkan lagi untuk di pikirannya, apalagi tekniknya, harus lebih tahan di lapangan," kata Thalita di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Pengalaman tampil di ajang beregu seperti Uber Cup 2026 turut menjadi bekal bagi Thalita sebelum menghadapi atmosfer Kejuaraan Dunia.

Namun, ia menyadari level persaingan di New Delhi akan menghadirkan tantangan yang berbeda.

Untuk itu, Thalita memilih untuk tidak memberikan tekanan berlebihan kepada dirinya sendiri.

Relaksasi menjadi salah satu cara yang dilakukan agar pikirannya tetap tenang dan fokus menghadapi pertandingan.

"Persiapannya lebih ke relaksasi supaya lebih fokus ke depannya. Tekanan pasti ada, tetapi saya coba enjoy saja," ujarnya.

Pada babak 64 besar, Thalita akan menghadapi wakil Peru, Ines Lucia Castillo Salazar.

Jika mampu melewati pertandingan tersebut, tantangan yang jauh lebih besar berpotensi menantinya di babak berikutnya.

Thalita berpeluang berjumpa tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, pada babak 32 besar.

Alih-alih merasa gentar, kemungkinan tersebut justru menjadi kesempatan berharga bagi pemain muda Indonesia itu untuk mengukur kemampuan.

Bertemu pemain sekaliber An Se-young dinilai dapat memberikan gambaran mengenai aspek permainan yang masih harus dibenahi Thalita untuk bisa menembus jajaran elite dunia.

"Senang juga bisa ketemu An Se-young. Apalagi, dia ranking satu dunia. Bisa belajar untuk persiapan saya ke depan, apa yang kurang dari saya untuk mencapai ke level atas," ujar Thalita.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Thalita tidak menjadikan hasil akhir sebagai satu-satunya ukuran keberhasilannya di Kejuaraan Dunia debutan ini.

Ia ingin memanfaatkan setiap pertandingan untuk mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin.

"Yang penting bermain bagus saja, tidak memikirkan kalah-menang. Pokoknya mengeluarkan kemampuan yang saya punya," kata Thalita.

Performa Thalita mulai mendapat perhatian setelah tampil pada Uber Cup 2026.

Meski sudah mendapat panggung di level internasional, pemain kelahiran 18 tahun itu menyadari perjalanan menuju level teratas masih panjang.

Thalita bahkan menegaskan dirinya belum puas dengan pencapaian yang telah diraih. 

Ia masih melihat banyak aspek permainan yang perlu diperbaiki untuk bisa bersaing secara konsisten dengan pemain-pemain terbaik dunia.

"Pastinya saya tidak puas sampai situ saja. Saya merasa masih memiliki banyak kekurangan untuk mencapai ke level atas,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.