Biaya Produksi Melonjak 38 Persen, Apple Dikabarkan Siapkan iPhone 18 Pro Rilis September 2026
Regina Goldie August 14, 2026 01:29 AM

TRIBUNPALU.COM - Biaya produksi (Bill of Materials) iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diproyeksikan melonjak lebih dari 38 persen atau sekitar Rp5 juta dibandingkan generasi terdahulu.

Kenaikan drastis ini dipicu oleh melonjaknya harga komponen memori global hingga tiga kali lipat.

Meski dibayangi potensi kenaikan harga jual, Apple dikabarkan tetap bersiap meluncurkan lini flagship terbarunya ini pada pertengahan September 2026 mendatang.

Menurut analisis firma riset pasar TrendForce, komponen memori kini menjadi beban biaya terbesar bagi Apple, melampaui harga panel layar yang selama ini menjadi komponen termahal.

Jika pada generasi sebelumnya memori hanya menyumbang 10 persen dari total biaya komponen, pada iPhone 18 Pro porsinya ditaksir meroket hingga lebih dari 40 persen.

Kondisi ini diprediksi akan mendesak Apple untuk menaikkan harga ritel ponsel flagship tersebut saat resmi dilepas ke pasar.

Berdasarkan bocoran industri yang beredar, Apple diperkirakan menggelar acara peluncuran (keynote) pada 10 September 2026.

Sesi pemesanan awal (pre-order) diprediksi dibuka sehari setelahnya, sementara penjualan perdana direncanakan mulai 18 September 2026.

Baca juga: Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri Tegaskan Polda Tak Antikritik, Pers Diminta Beri Masukan

Kendati demikian, pihak Apple hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal tersebut.

Dari sektor performa, iPhone 18 Pro dan Pro Max disebut akan membawa peningkatan signifikan pada komponen internal. Perangkat ini dikabarkan mengandalkan cip generasi baru A20 Pro dengan fabrikasi 2 nanometer (nm) buatan TSMC.

Penggunaan teknologi proses yang lebih kecil ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi daya sekaligus mendongkrak performa pemrosesan secara dramatis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.