Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 8 SMP Materi Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
SRIPOKU.COM - Memasuki lanjutan Bab 2 dalam mata pelajaran IPA Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, peserta didik diajak untuk mempelajari organ-organ vital dalam tubuh melalui topik "Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian II): Sistem Pernapasan dan Ekskresi".
Konsep-konsep fisiologi seperti mekanisme pertukaran gas di alveolus, proses pembentukan urine di ginjal, hingga ekskresi keringat sering kali dirasa abstrak oleh siswa.
Oleh karena itu, penerapan pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) yang menekankan pilar Mindful Learning (Pembelajaran Sadar), Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna), dan Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan) menjadi solusi efektif agar siswa memahami fungsi organ secara intuitif dan relevan dengan kesehatan sehari-hari.
Baca juga: Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Materi Bab 2 Menulis Iklan dan Slogan
IPA kelas 8 SMP Materi Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian II) : Sistem Pernapasan dan Eksresi
Draf Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 8 SMP
A. Informasi Umum
- Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
- Kelas / Semester: VIII (Delapan) / Ganjil
- Bab 2: Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
- Sub-Materi: Bagian II - Sistem Pernapasan dan Ekskresi
- Alokasi Waktu: 2 x 40 Menit (1 Pertemuan)
- Target Peserta Didik: Reguler / Fase D
B. Tujuan Pembelajaran
- Melalui analisis eksperimen pernapasan mandiri (Mindful), siswa mampu mengidentifikasi mekanisme inspirasi dan ekspirasi serta organ pernapasan dengan tepat.
- Melalui studi kasus pola hidup sehat (Meaningful), siswa mampu menjelaskan fungsi ginjal dan kulit dalam sistem ekskresi serta dampaknya terhadap homeostasis tubuh.
- Melalui kegiatan pembuatan model visual (Joyful), siswa mampu menyajikan skema interaktif hubungan antara asupan air minum dan warna urine sebagai indikator dehidrasi.
C. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Kegiatan Awal (10 Menit) – Mindful Learning
- Apersepsi Kesadaran Organ: Guru meminta siswa memegang dada masing-masing, memejamkan mata sejenak, lalu menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.
- Pertanyaan Pemantik:
"Apa yang kalian rasakan pada rongga dada saat menarik napas? Kemana perginya udara tersebut dan mengapa kita harus terus bernapas tanpa henti, bahkan saat tidur?"
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menghubungkannya dengan pentingnya menjaga vitalitas paru-paru serta ginjal.
2. Kegiatan Inti (60 Menit) – Meaningful & Joyful Learning
- Eksplorasi Konsep & Praktikum Sederhana (Joyful Learning):
- Siswa dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang).
- Siswa melakukan simulasi pembuatan model paru-paru menggunakan botol plastik, sedotan, dan balon. Siswa mengamati bagaimana ditariknya membran bawah (diafragma) menyebabkan balon di dalam botol mengembang.
- Analisis Kasus & Aplikasi Kesehatan (Meaningful Learning):
- Guru membagikan chart warna urine (indikator dehidrasi) dan data kapasitas vital paru-paru seorang perokok vs non-perokok.
- Kelompok menganalisis hubungan antara konsumsi air putih minimal 2 liter per hari dengan beban kerja nefron ginjal dalam memfiltrasi darah.
3. Kegiatan Penutup (10 Menit) – Refleksi & Kesimpulan
- Refleksi Kesehatan Diri: Setiap siswa menuliskan satu komitmen pola hidup sehat di lembar refleksi kecil (contoh: "Hari ini saya akan minum 8 gelas air putih dan menghindari paparan asap rokok").
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa dan menutup pembelajaran dengan rangkuman singkat.
Contoh Soal Asesmen / Latihan HOTS
Soal 1 (Pilihan Ganda Kompleks):
Seorang atlet lari maraton melakukan latihan intensif di siang hari yang terik. Selama berlari, tubuhnya mengeluarkan banyak keringat dan urine yang dihasilkan jumlahnya sedikit serta berwarna kuning pekat. Manakah pernyataan yang benar mengenai mekanisme homeostasis tubuh atlet tersebut? (Jawaban dapat lebih dari satu)
[x] Kulit berperan aktif menurunkan suhu tubuh melalui penguapan keringat.
[ ] Ginjal menyaring lebih banyak air untuk dibuang ke kandung kemih.
[x] Tubuh mengalami penurunan kadar air sehingga ginjal menghemat pengeluaran air.
[ ] Paru-paru berhenti mengeluarkan uap air saat tubuh kekurangan cairan.