Kunci Jawaban PAI Kelas 12 SMA/SMK, Coba Tuliskan Peran Nahdlatul Ulama dalam Mencerdaskan Bangsa
Vega Dhini August 14, 2026 01:00 PM

TRIBUNBANTEN.COM - Simak pembahasan kunci jawaban Rajin Berlatih Bab 10 Peran Organisasi Islam di Indonesia, soal Uraian nomor 1 - 5 halaman 332 berikut ini.

Pembahasan kunci jawaban ini terdapat dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas 12 Kurikulum Merdeka.

Kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 332

2. Penilaian Pengetahuan

b. Jawablah pertanyaan ini dengan benar berikan argumentasi secukupnya!

1. Muhammadiyah semenjak berdiri pada tahun 1912 tetap menjaga khitah perjuangan organisasi, salah satunya tidak berpolitik atau berailiasi terhadap salah satu politik tertentu. Berikan argumentasi dan penjelasan tentang organisasi Muhammadiyah tetap pada sikap pendirian sebagai organisasi dakwah!

2. Nahdlatul Ulama telah berperan dalam kebangsaan, dan tidak dapat dilepaskan dari perjuangan kemerdekaan dan mencerdaskan bangsa. Coba tuliskan peran Nahdlatul Ulama dalam mencerdaskan bangsa!

3. Peran persis (Persatuan Islam) yang didirikan oleh KH Samanhudi di Bandung, telah banyak berperan dalam menginspirasi organisasi sosial lain, namun perkembangan sampai saat ini tidak sehebat dengan oraganisasi yang berdiri hampir bersamaan. Coba ungkapkan penyebab kurang berkembangnya organisasi persis dewasa ini.

4. Peran organiasi hawalib di Sumatra telah ikut berperan dalam mencerdas masyarakat sumatra. Coba kemukakan peran organisasi hawalib dalam membangun Nasionalisme ke Indonesiaan.

5. Nahdlatun Wathan adalah organisasi yang berada di Nusa Tenggara Barat berperan dalam memajukan peradaban Islam di daerah. Coba ungkapkan peran Nahdlatul Wathan dalam membangun masyarakat sutuhnya dalam kontek Ke Indonesiaan.

Kunci Jawaban:

1. Muhammadiyah di era sekarang banyak memberikan peran besar kepada negara dalam kaitannya mengisi kemerdekaan Indonesia.

Peran Muhammadiyah di era sekarang yaitu dengan hadirnya Amal Usaha Muhammadiyah di seantero negeri. Usaha untuk mencapai maksud dan tujuan maka melakukan kegiatan :

1) Mengembangkan wakaf
2) Mendirikan tempat ibadah
3) Melakukan Tabigh
4) Mendirikan sekolah sekolah
5) Mendirikan panti asuhan

2. Peran NU dalam mencerdaskan bangsa:

Dalam perjalanannya, NU memainkan peranan yang cukup besar bagi bangsa Indonesia. Pada masa-masa awal setelah didirikan saja, NU sudah melakukan berbagai upaya untuk memajukan masyarakat Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memajukan bidang pendidikan dengan mendirikan banyak madrasah dan pesantren.

Pada tahun 1938 NU mendirikan madrasah atau sekolah guna mendidik para penduduk asli, disamping itu juga melakukan kegiatan ekonomi hingga berkembang pesat, kemudian dibentuk badan syirkah.

3. Penyebab kurang berkembangnya organisasi persis dewasa ini:

Pendirian Persatuan Islam (Persis) mempunyai ciri yang berbeda dengan organisasi lain yang berdiri pada awal abad ke-20 M, ciri khusus yang dimiliki oleh Organisasi Persatuan Islam (Persis) adalah kegiatannya yang dititikberatkan pada pembentukan faham keagamaan.

4. Peran hawalib, sebagai perguruan telah banyak membuahkan hasil. Pertama, sebagai pelopor yang mengubah sistem pengajian surau menjadi sekolah agama. Kedua, berhasil memasukan mata pelajaran umum ke dalam sekolah agama.

Ketiga, murid-murid dan lulusannya semua berjiwa revolusioner, mempunyai kebebasan berpikir, bebas berjalan sendiri asal tidak menyimpang dari Alur'an dan sunah. Keempat, banyak menghasilkan murid yang lebih pandai daripada guru. Kelima, dalam kelas dan ruangan-ruangan diskusi, muridmurid selalu menghidupkan suasana bantah-membantah, muzakarah, munadzarah.

Keenam, mereka tidak terikat terhadap mazhab ikih. Mereka mempelajari mazhab yang empat, tetapi mengamalkan yang sesuai dengan Alur'an dan hadis. Ketujuh, membuka mata umat Islam Sumatra terhadap buku-buku atau kitab-kitab hasil karya ulama-ulama Islam modern.

Kedelapan, menyegerakan kemajuan dan perubahan, dengan mendirikan berbagai organisasi, penerbitan buku, majalah dan surat kabar. Kesembilan, menanamkan kesadaran berbangsa dan berpolitik dalam masyarakat. Kesepuluh, mereka berpikiran maju. 

5. Di antara inovasi atau rintisarintisan beliau yang lain adalah menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran agama Islam di NTB dengan sistem madrasi, membuka lembaga pendidikan khusus untuk wanita, mengadakan ziarah umum Idul Fitri dan Idul Adha dengan mendatangai jamaah di samping didatangi, meyelenggarakan pengajian umum secara bebas, mengadakan gerakan doa dengan berhizib, mengadakan syafaat al-kubro, menciptakan tariqat, yakni tariqat Hizib Nahdlatul Wathan, membuka sekolah umum disamping sekolah agama (madrasah), menyusun nazam berbahasa Arab bercampur bahasa Indonesia, dan lain sebagainya.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 12 SMA/SMK Halaman 327 331, Peran Organisasi Islam di Indonesia

Sumber: Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK/MA Kelas XII, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Penulis: Rohmat Chozin, Untoro

(TribunBanten.com/Vega)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.