Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan Serentak, Enam Titik Vital di Beltim Selesai Dibangun
Ardhina Trisila Sakti August 14, 2026 02:32 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto secara serentak meresmikan sebanyak 3.395 jembatan dan 3.000 titik sumber air bersih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi TNI bersama Polri untuk memperluas aksesibilitas warga.

Dari ribuan jembatan yang diresmikan, sebanyak enam titik di antaranya berada di wilayah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembangunan enam jembatan ini direalisasikan melalui dukungan penuh jajaran TNI Angkatan Darat (AD) melalui Kodim 0414/Belitung.

Adapun seluruh proses pembangunan pun dilakukan berdasarkan hasil perencanan dan penyesuaian Rencana Anggaran Biaya (RAB) di tiap lokasi, serta digarap bersama masyarakat lokal melalui semangat gotong royong.

Keenam jembatan itu tersebar secara merata di Kecamatan Kelapa Kampit, Kecamatan Manggar, serta Kecamatan Gantung.

Prosesi peresmian di Kabupaten Belitung Timur sendiri berlangsung secara daring yang dipusatkan di Jembatan Garuda, Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit pada Kamis (13/8/2026) kemarin, tidak jauh dari kawasan SMA Unggul Garuda yang menjadi sati di antara titik vital pendidikan. 

Kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0414/Belitung, Mayor Cke. Ihsan, serta unsur Forkopimda Beltim.

Turut hadir pula para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Kelapa Kampit, Kepala Desa Mayang, Kepala Desa Mentawak, hingga mahasiswa KKN Tematik dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kasdim 0414/Belitung, Mayor Cke. Ihsan menjelaskan bahwa pembangunan enam jembatan tersebut terbagi masing-masing dua titik di Kecamatan Kelapa Kampit, dua titik di Kecamatan Manggar, dan dua titik di Kecamatan Gantung.

Ia menyebutkan tujuan pembangunan jembatan adalah membuka serta memperbaiki akses mobilitas harian warga yang selama ini terbatas.

Jembatan ini menghubungkan antar dusun sekaligus mempermudah anak-anak sekolah melintas menuju tempat belajar mereka tanpa khawatir akan bahaya.

"Jembatan ini kita bangun dalam rangka menghubungkan akses di antara dua dusun, kemudian juga memudahkan anak-anak sekolah yang melintas dari rumah mereka," ujar Mayor Ihsan dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026). 

Mayor Ihsan membeberkan bahwa kondisi akses penyeberangan di enam lokasi tersebut sebelumnya sangat memprihatinkan dan belum memadai.

Sebelum ada jembatan, warga dan anak sekolah terpaksa menggunakan jembatan kayu dari papan seadanya. Tak jarang, mereka harus melintasi gorong-gorong kecil untuk bisa menyeberang. 

Kondisi tersebut tentu membahayakan keselamatan warga, terutama saat intensitas hujan deras meluap.

Gorong-gorong yang berukuran kecil, dikatakan Mayor Ihsan kerap tak sanggup menampung debit air sehingga menyebabkan jalan tergerus air dan terputus total.

"Memang kita mengantisipasi pada saat musim hujan agar tidak tergerus oleh air. Sebelumnya ada yang menggunakan papan atau gorong-gorong kecil yang tidak mampu menampung air ketika terjadi hujan lebat," ucapnya.

Selain kemudahan akses, pembangunan jembatan ini dirancang untuk menopang sektor perekonomian masyarakat.

Sebelumnya, jembatan kayu tidak dapat dilintasi oleh kendaraan muatan besar sehingga warga kesulitan mengangkut hasil pertanian dan perkebunan dari lokasi ladang. Namun kini, dengan jembatan yang lebih kokoh, kendaraan besar sudah dapat melintas secara aman.

Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI-Polri atas kepeduliannya terhadap Beltim.

Khairil menilai keberadaan enam jembatan ini tentu memberikan dampak secara ekonomi, seperti memangkas ongkos transportasi warga dan petani.

"Akses masyarakat menjadi lebih pendek, baik untuk sekolah maupun mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Dengan sendirinya ongkos mereka menjadi lebih ringan," katanya. 

Khairil berharap program pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Pusat dan TNI dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang untuk mempermudah akses di desa-desa lainnya.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.