TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Seorang sopir truk tebu ditemukan meninggal dunia saat melaksanakan salat di sebuah musala di area parkir truk tebu PG Asembagus, Desa/Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Sopir tersebut diketahui bernama H Sumiyadi (62), warga Dusun Pesisir Barat, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (11/8/2026) sore itu sempat menjadi perhatian setelah rekaman video penemuan korban beredar di media sosial.
Kapolsek Banyuputih Iptu Untoro Windu Priyadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
"Iya itu benar, kejadian Selasa (11/08/2026) sekitar pukul 16.30 WIB," ujar Windu, Jumat (14/8/2026).
Baca juga: Bupati Situbondo Mas Rio Sapa Sejumlah Warganya, ada yang dari Alaska Menuju Kanada
Iptu Windu menjelaskan, sebelum kejadian, Sumiyadi datang ke area parkir truk tebu PG Asembagus dengan membawa truk bermuatan tebu. Setelah memarkir kendaraannya, korban kemudian menuju musala yang berada di lokasi untuk melaksanakan salat Asar.
Seorang rekan sesama sopir yang juga hendak melaksanakan salat kemudian melihat Sumiyadi dalam posisi sujud. Namun, posisi tubuh korban terlihat miring dan tidak bergerak.
"Sopir itu ditemukan temanya sudah dalam kondisi sujud dan terlihat miring," katanya.
Rekan korban yang merasa curiga kemudian meminta bantuan sopir lainnya untuk memeriksa kondisi Sumiyadi. Saat dibangunkan, tubuh korban justru roboh.
"Saat dibangunkan itulah, sopir itu langsung roboh. Bahkan setelah dicek sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Polres Situbondo Ingatkan Nelayan Utamakan Keselamatan Melaut
Disebut memiliki riwayat penyakit jantung
Polisi kemudian memperoleh informasi dari pihak keluarga mengenai kondisi kesehatan korban. Berdasarkan keterangan anak Sumiyadi, korban diketahui telah lama memiliki riwayat penyakit jantung.
"Kalau pengakuan anaknya, ayahnya sudah dua tahun menderita penyakit jantung," pungkas Iptu Windu.
Menurut keterangan keluarga, kondisi tersebut membuat Sumiyadi rutin menjalani pemeriksaan medis.