Rahasia Mediasi Ruben-Sarwendah Bocor, Kuasa Hukum Justru Keberatan Informasi Klien Diketahui Publik
Candra Isriadhi August 14, 2026 04:54 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Proses mediasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan.

Di tengah persidangan yang masih berjalan, muncul informasi mengenai hasil mediasi yang kemudian diketahui publik.

Kondisi tersebut membuat pihak Ruben Onsu merasa keberatan.

KABAR ARTIS - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, merasa keberatan dengan adanya kebocoran informasi mengenai pekerjaan rumah (PR) yang diberikan mediator.
KABAR ARTIS - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, merasa keberatan dengan adanya kebocoran informasi mengenai pekerjaan rumah (PR) yang diberikan mediator. (Grid.id)

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mempertanyakan bagaimana informasi terkait pekerjaan rumah atau PR yang diberikan mediator bisa sampai keluar ke publik.

Menurut Minola, PR tersebut merupakan bagian dari proses mediasi yang bersifat internal dan semestinya hanya diketahui oleh pihak-pihak yang terlibat langsung.

Ia menegaskan bahwa hanya Ruben Onsu dan Sarwendah selaku prinsipal yang mengetahui secara rinci isi PR tersebut.

Baca juga: Respons Mengejutkan Dedi Mulyadi Usai Disindir soal Jabar Belum Masuk 10 Besar IPM: Perlu Waktu

“PR itu hanya yang tahu adalah para prinsipal. Bahkan ada permintaan secara tegas oleh mediator itu mengatakan bahwa jangan ada keluar sepatah kata pun tentang PR itu dari para kuasa hukumnya,” ujarnya Minola Sebayang ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).

Minola pun mengaku heran dengan munculnya pembahasan mengenai PR mediasi ke ruang publik.

Menurutnya, pihak kuasa hukum sejak awal sudah memahami bahwa ada batasan mengenai informasi yang boleh disampaikan kepada media selama proses mediasi berlangsung.

Karena itu, pihak Ruben mempertanyakan alasan informasi mengenai PR tersebut justru bisa diketahui publik.

KABAR ARTIS - Momen Iis Dahlia tak percaya Ruben Onsu terlilit pinjol seperti tudingan Sarwendah karena alasan ini.
KABAR ARTIS - Momen Iis Dahlia tak percaya Ruben Onsu terlilit pinjol seperti tudingan Sarwendah karena alasan ini. (Grid.id/Christine Tesalonika)

“Jadi saya nggak mengerti kenapa kok misalnya ada orang yang kemudian bicara tentang PR-PR, kami nggak bersedia, nggak ini, kenapa kok jadi dibuka dari awal?” ujar Minola.

Minola menilai persoalan yang dibahas selama proses mediasi semestinya tidak diumbar kepada media.

Terlebih, mediasi merupakan tahapan yang diharapkan dapat membantu pihak-pihak terkait menemukan jalan keluar atas persoalan yang tengah dihadapi.

Dengan adanya kebocoran informasi tersebut, proses mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah pun kembali menjadi perhatian publik.

Pihak Ruben hingga kini tetap menegaskan sikapnya untuk menjaga informasi mengenai proses mediasi, termasuk PR yang diberikan mediator, agar tidak disampaikan secara terbuka.

Baca juga: Artis Sali Irsalina Diduga Dihajar dan Diinjak-injak hingga Berdarah, Awalnya Hanya Cekcok di Mobil

Menurut Minola, bukan kepentingan publik untuk mengetahui secara detail mengenai tugas yang diberikan mediator kepada Ruben dan Sarwendah.

BERSYUKUR - Sarwendah mengaku senang bisa kembali berinteraksi dengan para penggemarnya melalui siaran langsung.
BERSYUKUR - Sarwendah mengaku senang bisa kembali berinteraksi dengan para penggemarnya melalui siaran langsung. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

“Apa pentingnya masyarakat tahu tentang ada PR atau tidak ada PR? Berhasil atau tidak berhasilnya PR itu apa kepentingan masyarakat? Nggak ada kepentingannya,” lanjut Minola dalam pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa tugas yang ada merupakan bagian dari proses mediasi yang harus dipertanggungjawabkan oleh kedua pihak kepada mediator.

Baginya, hasil dari pekerjaan rumah tersebut semestinya dibahas kembali dalam ruang mediasi.

“Kepentingannya hanya bagi pada prinsipal dan kepada mediatornya. Jadi harusnya yang berkaitan dengan apapun yang menjadi amanah daripada mediator itu, ya nanti disampaikanlah di depan mediatornya.”

Bagi pihak Ruben, keterbukaan informasi mengenai proses hukum memang penting, tetapi ada batasan yang tetap perlu dihormati.

Apalagi, mediasi merupakan tahapan yang melibatkan pembicaraan antara kedua pihak untuk mencari jalan terbaik selama proses hukum terkait perebutan hak asuh anak berlangsung.

Minola pun berharap seluruh pihak dapat menghormati aturan yang berlaku selama proses persidangan berlangsung.

Ia menilai setiap informasi yang sifatnya internal sebaiknya tidak langsung dibawa ke ruang publik sebelum disampaikan dalam forum yang semestinya.

"Semua hasilnya, berjalan atau tidak berjalan, itu harusnya orang pertama yang harus mendapatkan informasi itu adalah mediator, bukan publik, bukan media,” tutup Minola dalam pernyataannya, Rabu (12/8/2026).

Pihak Ruben Onsu sendiri memilih untuk tetap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

Mereka menyerahkan persoalan mengenai PR tersebut kepada mediator dan akan memberikan jawaban sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan dalam persidangan. 

(Tribunnewsmaker.com/Grid.id/Ajeng Tamyiz Rimanen)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.