TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pengisian kursi Wakil Bupati Klaten yang kosong setelah meninggalnya Benny Indra Ardhianto kini memasuki tahapan baru.
DPC Partai Gerindra Klaten telah mengusulkan dua nama untuk mengikuti proses pemilihan Wakil Bupati Klaten melalui DPRD.
Dua nama tersebut yakni Mahanni Yulindha Pratiwi dan Sriyunanto.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Mahanni Yulindha Pratiwi atau yang akrab disapa Linda.
Pasalnya, Linda merupakan istri almarhum Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten periode 2025-2030 yang meninggal dunia pada 7 Februari 2026.
Benny sebelumnya terpilih sebagai Wakil Bupati Klaten bersama Hamenang Wajar Ismoyo dalam Pilkada Klaten 2024.
Pasangan tersebut kemudian resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Klaten periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025.
Namun, perjalanan Benny dalam pemerintahan Klaten harus terhenti lebih cepat.
Baca juga: Respons Mengejutkan Dedi Mulyadi Usai Disindir soal Jabar Belum Masuk 10 Besar IPM: Perlu Waktu
Belum genap satu tahun menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati, Benny meninggal dunia pada 7 Februari 2026 setelah mengalami sakit.
Kepergian Benny kemudian membuat kursi Wakil Bupati Klaten kosong.
Kini, proses pengisian jabatan tersebut mulai bergulir melalui mekanisme pemilihan di DPRD Klaten.
Di tengah proses tersebut, nama sang istri, Mahanni Yulindha Pratiwi, justru muncul sebagai salah satu kandidat yang diusulkan Partai Gerindra.
Kehadiran Linda dalam bursa calon Wakil Bupati Klaten menjadi perhatian lantaran ia merupakan istri dari sosok yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.
Sementara itu, satu nama lainnya yang turut diusulkan adalah Sriyunanto.
Kedua nama tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan proses pemilihan Wakil Bupati Klaten melalui DPRD.
Dengan masuknya nama Mahanni, publik kini menanti perkembangan proses pemilihan serta keputusan akhir terkait sosok yang akan mengisi kursi Wakil Bupati Klaten untuk melanjutkan pemerintahan periode 2025-2030.
Selain dikenal sebagai istri almarhum Benny, Mahanni juga memiliki posisi di lingkungan Partai Gerindra Klaten.
Ia kini menjabat sebagai Ketua Perempuan Indonesia Raya (Pira), organisasi sayap perempuan Partai Gerindra di Kabupaten Klaten.
Ketua DPC Gerindra Klaten Hariyanto mengatakan, nama Mahanni muncul setelah dilakukan pembahasan internal partai.
Menurut Hariyanto, partainya kemudian mengusulkan dua nama, yakni Mahanni Yulindha Pratiwi dan Sriyunanto.
"Akhirnya rapat pengurus DPC, memutuskan untuk Mbak Linda terus yang satu Mas Yunanto," ujar Hariyanto saat ditemui Kamis (13/8/2026).
Sriyunanto sendiri merupakan kader Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua bidang di DPC Gerindra Klaten.
Usulan Mahanni sebagai calon Wakil Bupati Klaten dilakukan setelah melalui proses pembahasan di internal partai dan partai koalisi.
Hariyanto menjelaskan, keputusan tersebut berkaitan dengan posisi Gerindra sebagai salah satu partai pengusung pasangan Hamenang Wajar Ismoyo-Benny Indra Ardhianto pada Pilkada Klaten 2024.
"Tentunya karena di 2024 waktu Pilkada itu kan nyumbang, ngapunten, Beni Indra Ardianto kan dari kader Gerindra," katanya.
Menurutnya, setelah Benny meninggal dunia, partai koalisi kemudian melakukan pembahasan mengenai pengisian posisi Wakil Bupati Klaten.
"Nah karena baru menjabat satu tahun kurang 13 hari sudah dipanggil Allah, tentunya partai koalisi rapat memutuskan itu haknya Gerindra," imbuhnya.
Proses pengisian jabatan Wakil Bupati Klaten kini telah memasuki tahapan di DPRD.
Hariyanto mengatakan, sejumlah tahapan administratif telah dilalui, termasuk rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing partai koalisi.
"Alhamdulillah tahapan demi tahapan sudah dilalui, rekomendasi dari DPP masing-masing partai koalisi sudah keluar," kata Hariyanto.
Partai pengusung kemudian mengirimkan surat permohonan kepada Bupati Klaten. Surat tersebut selanjutnya diteruskan kepada DPRD Klaten.
DPRD Kabupaten Klaten kemudian membentuk panitia khusus (Pansus) pemilihan Wakil Bupati Klaten.
Rencananya, Mahanni Yulindha Pratiwi dan Sriyunanto akan menyampaikan visi dan misi pada 26 Agustus 2026, sebelum dilanjutkan dengan proses pemilihan oleh DPRD Klaten.
Pemilihan Wakil Bupati Klaten kali ini berbeda dengan Pilkada karena tidak dilakukan secara langsung oleh masyarakat.
Dua calon yang telah ditetapkan akan dipilih oleh anggota DPRD Klaten melalui mekanisme yang telah ditentukan.
Mahanni Yulindha Pratiwi dan Sriyunanto kini menjadi dua nama yang akan memperebutkan kursi Wakil Bupati Klaten.
Keduanya sama-sama diusulkan Partai Gerindra setelah melalui proses di internal partai dan partai koalisi.
Belum dapat dipastikan siapa yang akan terpilih sebelum proses pemungutan suara berlangsung.
Jika terpilih, pemenang akan mendampingi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam menjalankan pemerintahan Kabupaten Klaten hingga akhir periode 2025-2030.
Perhatian publik Klaten pun kini tertuju pada pemilihan yang dijadwalkan berlangsung di DPRD Klaten pada 26 Agustus 2026.
(Tribunnewsmaker.com/TribunSolo.com)