TRIBUN-MEDAN.com - Niat berobat, pilu Intan dan ayahnya tewas kecelakaan.
Mobil yang ditumpangi ayah dan anak ini menabrak truk tangki.
Diketahui Intan Aprilliy (22) dan ayahnya, Bambang Hirawan (44) merupakan warga Desa Jajaran Baru, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat.
Baca juga: PROFIL dan Biodata H. Timur Tumanggor Dilantik Jadi Pj Sekda Sumut oleh Gubernur Bobby Nasution
Keduanya diketahui merupakan penumpang travel mobil Toyota Calya yang mengalami kecelakaan maut dengan truk tangki.
Kecelakaan ini terjadi di Jalan Sudirman, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Paman Intan, Johanes menceritakan keduanya berangkat ke Kota Palembang pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Mereka menumpang Toyota Calya yang pihaknya ketahui merupakan travel dari Empat Lawang.
Baca juga: Pengakuan Siswa Korban Keracunan MBG di Berastagi, Ikan Dencis dan Sayur Terasa Asam
"Malam kemarin berangkat. Ya keduanya merupakan anak dengan bapak," sampainya.
Dikatakan Johanes, kepergian keduanya ke Kota Palembang untuk berobat.
Menurutnya, Intan hendak operasi penyakit batu empedu yang dideritanya.
"Hanya berdua sementara ibu dan adik Intan tinggal di Desa," ujarnya.
Kecelakaan hingga merenggut keluarganya tersebut mengejutkan warga desa.
Baca juga: Sakit Hati Sering Diejek Kampungan, Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tusuk Gurunya Tengah Malam
Terlebih sanak keluarga serasa tak percaya atas kepergian keduanya.
Saat mendapat informasi, pihak keluarga langsung berusaha mencari informasi terkait keadaan kedua korban.
"Sudah dimakamkan tadi. Tentu ini duka mendalam untuk keluarga dan warga desa. Informasi yang dapat dalam mobil ada beberapa orang lainnya tapi bukan warga desa," ujarnya.
Adapun kronologis singkat yakni mobil truk tangki Mitsubishi Fuso Canter warna merah putih BG 8140 DW yang dikemudikan Muhammad Afrizal bertabrakan dengan mobil Toyota Calya warna putih tanpa nopol yang dikemudikan Candra Utama berpenumpang delapan orang.
Baca juga: Pengakuan Siswa Korban Keracunan MBG di Berastagi, Ikan Dencis dan Sayur Terasa Asam
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi yang didapat, mobil truk tangki Mitsubishi Canter warna kuning BG 8140 DC dari Jalan Lintas Palembang-Prabumulih hendak ke arah Muara Enim dan mobil Calya berjalan dari arah Muara Enim-Prabumulih hendak menuju arah Palembang.
Saat di TKP Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, mobil Calya berada di lajur sebelah kiri dan mobil truk tangki berada di lajur sebelah kanan.
Kemudian kedua kendaraan berbelok secara bersamaan karena jarak sudah terlalu dekat sehingga kedua kendaraan bertabrakan.
Bagian samping kiri dan kanan mobil truk tangki mengenai bagian depan sebelah kiri Calya
Baca juga: Dibawa Presiden ke MPR RI, Nenek Rizky Pratama Cerita Perjuangan Cucunya Menemukan Sekolah Rakyat
Atas kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada kedua mobil. Kemudian kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Satlantas Polres Prabumulih.
Sopir Travel Diduga Ngantuk Tabrak Truk Tangki BBM
Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Hj Marlina SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kecelakaan lalulintas tersebut.
Laju kendaraan Calya yang semula meluncur dari arah Empat Lawang mendadak hilang kendali saat melintas di kawasan Cambai, Prabumulih.
Kondisi pengemudi yang diduga mengantuk membuat armada travel tersebut oleng dan masuk ke lajur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah Kota Palembang melaju truk tangki BBM berwarna merah putih.
Baca juga: Dibawa Presiden ke MPR RI, Nenek Rizky Pratama Cerita Perjuangan Cucunya Menemukan Sekolah Rakyat
Jarak yang terlalu dekat membuat benturan keras tak terelakkan.
Kerasnya hantaman membuat minibus Calya terpental ke sisi kanan jalan dengan kondisi bagian depan hancur lebur, sementara truk tangki BBM terguling di lokasi kejadian.
Beruntung, muatan Pertamax di dalam tangki tidak mengalami kebocoran sehingga terhindar dari potensi ledakan atau kebakaran besar.
Sebelumnya kecelakaan lalu lintas merenggut korban jiwa di Medan.
Seorang siswa SMA tewas di tempat usai mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak berangkat menuju ke sekolahnya di Jalan PDAM Tirtanadi, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa (4/8/2026) pagi.
Korban bernama Charles Parlindungan Zebua menghembuskan napas terakhir dengan luka parah di bagian kepala akibat terlindas truk bermuatan sayur kol bernomor polisi BK 8152 BY.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, menjelaskan insiden bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bermaksud menyeberang jalan menuju gerbang sekolahnya.
Namun, saat menyeberang, sepeda motor korban diduga bersenggolan atau ditabrak oleh pengendara sepeda motor Yamaha Mio yang dikemudikan oleh Riko Sirait.
"Saat keduanya terjatuh, kemudian datang dari arah belakang melaju truk tersebut dan melindas bagian kepala korban," kata AKBP SL Widodo, Selasa (4/8/2026).
Akibat kejadian tersebut, Charles meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara Riko Sirait mengalami luka-luka.
Kedua korban langsung dievakuasi petugas menuju Rumah Sakit Bina Kasih Medan.
"Anak sekolah yang meninggal dunia, sedangkan pengendara satu lagi masih mendapatkan perawatan medis," tambahnya.
Pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi truk bermuatan kol bernama Masdianto beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satlantas Polrestabes Medan.
(*/tribun medan.com)