Kasat Polairud Polres Kutai Barat Ungkap Kronologi Remaja 17 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Mahakam
Nur Pratama August 15, 2026 12:19 AM

 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Sinyang (17), remaja asal Kampung Ngenyan Asa RT 10, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kampung Muara Benangaq, Kecamatan Melak, Jumat (14/8/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 19.00 WITA, setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang bersama dua orang temannya.

Kasat Polairud Polres Kutai Barat IPTU Hariyadi mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya orang tenggelam di Sungai Mahakam sekitar pukul 17.30 WITA.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Remaja Tenggelam di Kampung Muara Benangaq Kutai Barat Ditemukan Meninggal

“Personel kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Pencarian dilakukan bersama warga dan BPBD hingga korban akhirnya ditemukan,” ujar IPTU Hariyadi saat dikonfirmasi TribunKaltim.co, Jumat (14/8/2026) pukul 22.15 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban datang bersama dua temannya, Cristian Heli (15) dan Necky (16), ke Kampung Muara Benangaq untuk bermain.

Ketiganya kemudian berenang ke tengah Sungai Mahakam.

Namun, saat hendak kembali berenang ke arah tepi sungai, Sinyang tiba-tiba tidak terlihat muncul ke permukaan.

Kedua temannya kemudian berupaya melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kampung.

Mendapat laporan tersebut, personel Sat Polairud Polres Kutai Barat yang dipimpin IPTU Hariyadi langsung menuju lokasi kejadian.

Proses pencarian dilakukan bersama warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat.

Setelah sekitar satu setengah jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 19.00 WITA.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD HIS Melak untuk menjalani pemeriksaan visum.

IPTU Hariyadi mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

Ia juga mengingatkan agar aktivitas berenang di sungai tidak dilakukan tanpa pengawasan orang dewasa, mengingat kondisi arus dan kedalaman sungai yang dapat membahayakan keselamatan.

“Jangan berenang di sungai tanpa pengawasan. Kami mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan,” pungkasnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.