TRIBUNWOW.COM - Pemilik Trackhouse Racing, Justin Marks, mengaku kecewa setelah Ai Ogura memutuskan meninggalkan Trackhouse Aprilia untuk bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada MotoGP 2027.
Marks merekrut Ogura ke Trackhouse untuk MotoGP 2025 setelah pembalap asal Jepang tersebut berhasil meraih gelar juara dunia Moto2 pada musim sebelumnya.
Selama membela Trackhouse Aprilia, Ogura berkembang menjadi satu di antara pembalap paling konsisten di MotoGP setelah sebelumnya dinilai masih memiliki performa yang naik turun.
Keputusan Ogura untuk hengkang pada akhir musim 2026 memang disayangkan oleh Marks, tetapi ia tetap menghormati pilihan pembalap berusia 25 tahun tersebut demi perkembangan kariernya.
Baca juga: MotoGP Inggris 2026 Jadi Tamparan Ducati, Gigi Dall’Igna Akui Gagal Temukan Kecepatan
"Saya tidak ingin Ai Ogura meninggalkan tim kami.
Saya sangat kecewa soal itu," ujar Marks saat berbicara dalam siaran internasional pada sesi Latihan MotoGP Inggris di Silverstone.
"Di sisi lain, saya ikut senang untuknya. Para pembalap ini harus mengambil keputusan terbaik bagi karier mereka. Kami sangat bangga melihatnya mencapai titik ini dalam kariernya saat mengendarai motor kami," lanjutnya, dikutip dari Crash.net, Kamis (13/8/2026).
Marks menilai Ogura memiliki karakter yang berbeda dibandingkan banyak pembalap lain, terutama dalam menghadapi tekanan selama kompetisi.
"Dia adalah sosok yang sangat tenang dan stabil.
Saat tekanan meningkat, dia memiliki ruang khusus dalam pikirannya yang hanya berfokus pada menyelesaikan tugas," kata Marks
"Selebihnya hanyalah gangguan yang tidak penting. Menurut saya, itu adalah aspek karakter yang penting dan unik, dan dia jelas memilikinya," sambungnya.
Baca juga: MotoGP Inggris 2026 Jadi Tamparan Ducati, Gigi Dall’Igna Akui Gagal Temukan Kecepatan
Marks bahkan menyebut Ogura sebagai seorang juara dan tidak menutup kemungkinan pembalap Jepang tersebut suatu hari nanti kembali memperkuat timnya.
"Menurut saya, Ai adalah seorang juara. Mungkin suatu hari nanti dia akan kembali dan meraih prestasi bersama motor kami, namun saat ini kami hanya berusaha memanfaatkan sebaik-baiknya momen kebersamaan kami dengannya," ujar Marks.
Ogura sendiri tengah menjalani musim yang cukup konsisten pada MotoGP 2026, meski hasil di Grand Prix Inggris menjadi satu di antara pengecualian.
Ogura gagal finis di Silverstone setelah mengalami kecelakaan, yang menjadi DNF keduanya musim ini sekaligus kegagalan finis pertama akibat insiden.
Kecelakaan tersebut terjadi setelah Ogura kehilangan sejumlah posisi pada awal balapan karena perangkat start pada motornya masih aktif ketika memasuki Tikungan 1.
Hasil tersebut turut berdampak pada posisinya di klasemen sementara MotoGP 2026.
Ogura mengawali akhir pekan Grand Prix Inggris di posisi kedua klasemen, tetapi kini harus turun ke peringkat ketiga setelah gagal membawa pulang poin dari Silverstone.
Meski demikian, perkembangan Ogura selama dua musim bersama Trackhouse menjadi alasan kuat bagi Marks untuk tetap bangga terhadap pembalap yang akan menjadi bagian dari proyek Yamaha mulai MotoGP 2027 tersebut.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Upitra Surakarta/Serviam Satria Dharma)