China Intai Kapal Induk Nuklir AS USS John F. Kennedy, Celah Armada Washington Mulai Dibaca Beijing
Aura Dewi Arafuru August 15, 2026 05:42 PM

China dilaporkan mengamati kapal induk nuklir terbaru Amerika Serikat yang kini menjalani uji coba di laut.

Kapal tersebut adalah USS John F. Kennedy, kapal induk kedua kelas Gerald R. Ford milik Angkatan Laut AS.

Kapal ini meninggalkan galangan Newport News untuk menjalani uji coba penerimaan pada Rabu (12/8).

Tahap tersebut menjadi langkah penting sebelum kapal diserahkan kepada Angkatan Laut AS pada Maret 2027.

Dengan nilai sekitar 13,5 miliar dolar AS, kapal ini membawa sejumlah teknologi tempur terbaru.

Salah satunya kemampuan mengoperasikan jet tempur siluman F-35C sejak pelayaran awal.

Kehadiran F-35C membuat kapal ini semakin penting dalam strategi proyeksi kekuatan AS di Indo-Pasifik.

Namun, teknologi tersebut juga membuat kapal ini menjadi objek pengamatan penting bagi Beijing.

China dapat mempelajari kemampuan kapal, termasuk sistem radar dan ketapel elektromagnetik yang digunakan.

Sistem ketapel atau EMALS juga dipakai kapal induk China Fujian sehingga keduanya menjadi bagian dari persaingan teknologi.

USS John F. Kennedy turut dilengkapi Enterprise Air Surveillance Radar untuk meningkatkan kemampuan pengawasan udara.

Sistem tersebut menjadi salah satu teknologi yang dapat diamati selama kapal menjalani berbagai pengujian.

China juga memiliki rudal antikapal jarak jauh yang dirancang untuk menghadapi kapal perang besar seperti kapal induk.

Karena itu, kemampuan pertahanan USS John F. Kennedy menjadi bagian penting yang perlu dihitung Beijing.

China juga dapat membaca kesiapan armada AS dari jadwal masuknya kapal induk baru tersebut.

Kapal ini dijadwalkan bergabung dengan armada AS setelah seluruh tahapan pengujian selesai pada 2027.

Kehadirannya akan menambah kekuatan kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat.

Namun, setiap teknologi baru juga membuka peluang bagi lawan untuk mempelajari kemampuan dan potensi kelemahannya.

Bagi Washington, USS John F. Kennedy menjadi tambahan kekuatan di Indo-Pasifik.

Sementara bagi Beijing, proses uji coba kapal ini menjadi kesempatan untuk membaca kemampuan armada AS lebih dekat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.