Gempa M6,4 Guncang Sumut, Dirasakan hingga Padang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Rezi Azwar August 15, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026) sore.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 17.54.52 WIB. Berdasarkan hasil analisis dan pemutakhiran parameter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 2,91° Lintang Utara (LU) dan 98,93° Bujur Timur (BT).

Episenter gempa berada sekitar 11 kilometer tenggara Simalungun, Sumatera Utara, dengan kedalaman 168 kilometer.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, , melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," demikian keterangan resmi BMKG.

Baca juga: Pembagian Jersey dan BIB Lancar, Ribuan Peserta Siap Padati Dharmasraya Merah Putih Run 2026

Gempa Menengah akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Simalungun tersebut termasuk jenis gempa bumi menengah. Gempa terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng.

Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme sesar geser turun atau oblique normal fault.

Guncangan gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah Sumatera Utara.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap BMKG, intensitas V Modified Mercalli Intensity (MMI) dirasakan di Kota Tebingtinggi, Kota Kabanjahe dan Kota Limapuluh.

Baca juga: Kesaksian Yodial Lihat Bocah 11 Tahun Tenggelam di Air Tawar: Saya Buka Baju dan Kejar Korban

Pada skala V MMI, getaran dirasakan hampir semua penduduk dan orang banyak dapat terbangun dari tidur.

Sementara intensitas IV MMI dirasakan di Raya, Panombeian Pane, Panei, Kota Pematangsiantar serta Kota Pangururan.

Pada skala IV MMI, apabila terjadi pada siang hari, getaran dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah.

Sempat Dirasakan Warga Padang

Guncangan gempa M6,4 yang berpusat di Simalungun tersebut ternyata juga dirasakan oleh sejumlah masyarakat di Provinsi Sumatera Barat, termasuk Kota Padang.

Randi, salah seorang warga yang tinggal di kawasan Lubuk Buaya, Kota Padang, mengaku merasakan guncangan saat sedang berbaring di kamar.

Ia mengatakan, guncangan gempa terasa seperti tanah yang bergerak atau berayun.

"Tadi saat sebelum gempa itu saya sedang tiduran di kamar. Kemudian saat gempa itu saya merasakan tanah ini seperti berayun-ayun, saya merasanya ada sekitar dua kali ayunan," kata Randi.

Karena merasakan guncangan tersebut, Randi kemudian memilih keluar dari rumah.

Ia menyebut tidak banyak warga di sekitar tempat tinggalnya yang ikut keluar rumah karena merasakan gempa tersebut.

"Karena terasa berayun itu saya pun lari keluar. Tapi sepertinya tidak banyak orang yang merasakan, hanya beberapa orang saja yang keluar rumah tadi," ujarnya.

Baca juga: Update Pencarian Bocah 11 Tahun Hanyut di Air Tawar, Tim Gabungan Kerahkan Perahu hingga Penyelam

BMKG Belum Deteksi Gempa Susulan

Hingga pukul 18.16 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) setelah gempa utama M6,4 tersebut.

BMKG memastikan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut terus dilakukan.

BMKG juga akan terus menyampaikan informasi terbaru kepada para pemangku kepentingan maupun masyarakat apabila terdapat perkembangan.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, masyarakat diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa bumi.

BMKG mengingatkan masyarakat agar mendapatkan informasi terkait gempa dan tsunami hanya melalui kanal resmi yang telah terverifikasi, di antaranya media sosial @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id, laman InaTEWS BMKG, aplikasi InfoBMKG maupun WRS-BMKG.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.