Baca juga: Tony Sucipto Bongkar Rahasia Jadi Asisten Pelatih Sumsel United, Pengalaman Bersama RD Jadi Bekal
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Memiliki segudang pengalaman saat masih merumput sebagai pemain profesional diakui Tony Sucipto menjadi bekal berharga baginya saat memulai debut sebagai asisten pelatih bersama Sumsel United musim ini. Eks pemain timnas ini menyebut peran barunya di staf kepelatihan "Laskar Juaro" memberikan tantangan yang berbeda dibanding saat ia masih menjadi pemain.
Tony kini mendampingi pelatih kepala Nasuha dengan tanggung jawab mengawasi permainan, memberikan analisis terkait taktik lawan, hingga memberikan masukan kepada pelatih utama.
"Sebagai pemain, tantangannya adalah menyatukan rekan di lapangan. Sementara sebagai pelatih, tantangannya justru bagaimana berpikir agar para pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka," ungkap pelatih kelahiran 12 Februari 1986 ini, Sabtu (15/8/2026).
Berbekal ilmu dari pelatih-pelatih hebat seperti Rahmad Darmawan hingga Alfred Riedl, Toni optimis dapat membimbing skuad Sumsel United untuk berjuang di Liga Championship musim 2026/2027.
Ia secara khusus menyebut Rahmad Darmawan sebagai sosok yang sangat memengaruhi gaya kepelatihannya karena kemampuannya dalam mengayomi pemain.
Di Sumsel United, Tony akan bekerja sama dengan Nasuha sebagai pelatih kepala dan Mahyadi Panggabean sebagai sesama asisten pelatih.
Chemistry di antara mereka yang sudah terbangun sejak masa bermain di klub dan timnas menjadi modal utama untuk memajukan tim.
Tony, yang kini memiliki lisensi B AFC, terus meningkatkan kemampuannya sejak mengikuti kursus kepelatihan pada 2020 lalu.
"Di klub sebelumnya, saya juga berkesempatan menjadi mentor bagi pemain muda. Dalam sepak bola, tidak hanya aspek teknis yang dibutuhkan, tetapi juga mentalitas," pungkasnya.