Singgung Persib dan Persija, Bernardo Tavares Ingatkan Persebaya Tetap Rendah Hati setelah Juara Piala Presiden
Sasongko Dwi Saputro August 16, 2026 12:33 AM

PERSEBAYA
Suasana pertandingan antara Persebaya Surabaya Vs Penang FC dalam laga persahabatan, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

BOLASPORT.COM - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengingatkan anak asuhnya untuk tetap rendah hati seusai menjuarai Piala Presiden 2026.

Persebaya kembali melanjutkan tren positif dalam persiapan pramusimnya usai mengalahkan atas Penang FC dalam laga persahabatan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026) malam WIB.

Persebaya Surabaya menang tipis 1-0 melalui gol Walber Motta pada menit ke-79.

Kemenangan ini jadi bekal bagus Bajul Ijo sebelum mengawali Super League 2026/2027.

Persebaya praktis mengawali masa pramusim dengan rekor cukup impresif.

Sempat ditahan imbang PSIS Semarang, Bajul Ijo menunjukkan kebangkitannya dengan menjadi juara Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung di final.

Trofi Piala Presiden 2026 jelas mengangkat moril Persebaya jelang Super League 2026/2027.

Meski begitu, Bernardo Tavares mengingatkan anak asuhnya tetap rendah hati.

Pasalnya, beberapa lawan Persebaya yang dikalahkan di Piala Presiden 2026 seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung belum menurunkan kekuatan penuh.

Persija Jakarta masih berpeluang menambah kekuatannya jelang penutupan bursa transfer.

Situasi yang sama juga dihadapi Persib Bandung usai menambah pemain setelah Piala Presiden 2026.

"Saya pikir ini bagus untuk para pemain, untuk klub, dan bagi Bonek Bonita; memenangkan trofi itu hal yang bagus," ujar Tavares usai laga melawan Penang FC di Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

"Tapi sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya dan mempersiapkan segalanya."

"Kami harus tetap rendah hati dan jangan melupakan satu hal: kami hanya bermain di turnamen pramusim."

"Beberapa pemain merasa lelah, begitu juga dengan tim lawan."

"Jangan lupa bahwa tim seperti Persib dan Persija yang kami hadapi (dan akan kami hadapi di Super League) tidak bermain dengan skuad lengkap."

"Jadi kita harus rendah hati dan menganalisis segalanya," ujarnya.

Bernardo Tavares mengapresiasi kinerja anak asuhnya saat memenangkan Piala Presiden 2026.

Namun, dia menegaskan bahwa momen tersebut sudah berlalu.

"Kerja yang sangat baik dari para pemain kami yang menunjukkan sikap luar biasa di turnamen ini, tapi sekarang hal itu sudah berlalu," ujar pelatih asal Portugal tersebut.

"Kami sudah mendapatkan trofinya, saya pikir trofi itu akan masuk ke museum."

"Sekarang kami harus fokus pada masa kini dan masa depan."

"Apa yang saya rasakan hari ini adalah dalam beberapa momen kami menunjukkan hal-hal bagus, namun kami harus lebih konsisten dalam mengulanginya."

"Kami tidak boleh kehilangan fokus serta keseimbangan pertahanan saat transisi bertahan, karena tim lawan memiliki beberapa peluang yang bisa mencetak gol."

"Saya percaya bahwa pada 5 September nanti saat kami melawan Bhayangkara, mereka mungkin bisa mencetak gol (jika kami tidak fokus)."

"Jadi kami harus tetap rendah hati, senang karena menang, senang melihat atmosfer yang diciptakan Bonek-Bonita, tapi sekarang saatnya bekerja, pemulihan, dan melihat kondisi pemain yang cedera apakah mereka siap untuk laga berikutnya."

"Tanggal 5 September Super League dimulai, dan kami harus siap. Target dari pertandingan ini adalah untuk mempersiapkan musim kami dan laga perdana nanti," ujarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.